Wamen BUMN: Saya Diberi Tugas Erick Thohir Cari Ventilator hingga ke Ujung Dunia

Kompas.com - 07/04/2020, 14:17 WIB
Calon Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin (kiri) dan Kartiko Wiryoatmojo, berjabat tangan usai bertemu Presiden Joko Widodo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (25/10/2019). Hari ini, Presiden Joko Widodo memperkenalkan 12 orang sebagai wakil menteri yang akan membantu kinerja Kabinet Indonesia Maju. ANTARA FOTO/AKBAR NUGROHO GUMAYCalon Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin (kiri) dan Kartiko Wiryoatmojo, berjabat tangan usai bertemu Presiden Joko Widodo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (25/10/2019). Hari ini, Presiden Joko Widodo memperkenalkan 12 orang sebagai wakil menteri yang akan membantu kinerja Kabinet Indonesia Maju.

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Budi Gunadi Sadikin mengaku diberi tugas untuk mencari ventilator demi memenuhi kebutuhan di dalam negeri.

Tugas tersebut langsung diberikan oleh Menteri BUMN Erick Thohir di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

“Saya ditugasi Pak Menteri (Erick Thohir), ditugasi cari ventilator sampai ke ujung dunia. Jadi termasuk Elon Musk nge-tweet kita kejar juga,” ujar Budi saat teleconference dengan wartawan, Selasa (7/4/2020).

Baca juga: Segera Dibuka, Ini Tahapan Lengkap Daftar Kartu Prakerja via Online

Budi menambahkan, saat ini kebutuhan ventilator di dunia sangat tinggi. Bahkan, negara seperti Amerika Serikat pun kekurangan ventilator.

“Yang saya dengar, yang bisa menyuplai dan membangun ventilator yang cukup itu China dan Rusia,” kata Budi.

Kendati sulit, Budi mengaku akan tetap berusaha sekuat tenaga untuk mendapat ventilator.

“Ini karena tugas Pak Menteri saja suruh cari sampai pelosok negeri, ya saya cari sampai ke mana pun kita cari,” ucap dia.

Baca juga: Korpri Minta Pemerintah Prioritaskan THR untuk Guru dan Pensiunan

Sebelumnya, Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Budi Gunadi Sadikin meminta bantuan ventilator untuk para pasien corona di Indonesia kepada CEO Tesla Motors, Elon Musk.

Hal tersebut terungkap dari cuitan akun Twitter pribadi Budi @BudiGsadikin yang dilihat Kompas.com pada Senin (6/4/2020).

Dear Elon, kami mengelola 70 rumah sakit dengan sekitar 6.500 tempat tidur di Indonesia dan sedang membutuhkan 300-400 ventilator tambahan secepat mungkin untuk menangani pasien baru,” tulis Budi.

Baca juga: Pendaftaran Seluruh Sekolah Kedinasan Pemerintah Ditunda!

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X