Kemenkop Fasilitasi KUMKM Suplai APD ke Kimia Farma

Kompas.com - 16/04/2020, 21:06 WIB
Ilustrasi masker. Image by Robert Pastryk from Pixabay.Ilustrasi masker.

JAKARTA, KOMPAS.com - Merebaknya penyebaran virus corona atau Covid-19 sangat berdampak bagi para pelaku usaha, khususnya koperasi, Usaha mikro, kecil, dan menengah (KUMKM). Di tengah situasi ini, Kemenkop UKM mendorong para pelaku KUMKM untuk memproduksi Alat Perlindungan Diri (APD) seperti masker dan pembersih tangan (hand sanitizer).

Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kemenkop dan UKM, Victoria Simanungkalit mengatakan, pihaknya telah menggandeng KUMKM yang tergabung dalam program Karya Nusantara untuk membantu memproduksi APD.

"Kami telah menjalin komitmen dengan berbagai pihak untuk memastikan ketersediaan bahan baku, standarisasi produk, dan akses pemasaran produk KUMKM. Melalui program Karya Nusantara kami mengumpulkan para pelaku KUMKM untuk membantu mengolahnya," ujarnya dalam live streaming yang diselenggarakan Kemenkop UKM, Kamis (16/4/2020).

Baca juga: UMKM Terdampak Covid-19, Shopee Siapkan Stimulus Rp 100 Miliar

Victoria mengatakan, saat ini ada 330 KUMKM yang berasal dari 16 provinsi yang siap memproduksi kebutuhan APD.

"Kemarin baru 80 UKM yang sudah berhasil terkurasi statusnya dan hari ini saya yakin sudah bertambah," ucap dia.

Menurut Victoria, untuk memproduksi APD ini tidak sembarang KUMKM yang bisa melakukannya. Oleh sebab itu pihaknya menggandeng PT Daruma Adira Pratama untuk melakukan kontrol kualitas dan akses pemasaran produk APD yang diproduksi oleh KUMKM.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk menyalurkan produksi KUMKM tersebut sebut dia, pihaknya bekerja sama dengan dengan PT Kimia Farma, Tbk. Pihaknya akan menyuplai 500.000 masker non medis sebanyak per bulan selama pandemik.

"Untuk mendukung upaya tersebut, Kementerian Kesehatan akan mempermudah prosedur pengurusan izin edar bagi produk alkes dan surat keterangan produk non alkes untuk masker non medis," katanya.

Sementara itu Ketua Tim Karya Nusantara Deasy Nurmalasaru menjelaskan, untuk memproduksi APD ini, pihaknya telah melakukan pengecekkan secara detail dengan melakukan kurasi agar menjamin APD dan masker yang dihasilkan memiliki standar yang baik.

"Kami sangat didukung dan berterima kasih kepada Kementerian Koperasi dan UKM sehingga kami memperoleh database produk atau UKM unggulan. Harapan kami setelah nanti uji lab kami meminta bantuan Kemenkop dan UKM agar Karya Nusantara menjadi payung dari UKM yang sudah bergabung," kata dia.

Baca juga: Pandemi Corona, UMKM Didorong Produksi Masker Kain



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X