Cara Jitu Dongkrak Omzet Bisnis yang Terjun Bebas Akibat Corona

Kompas.com - 26/04/2020, 11:18 WIB
Ilustrasi artisteerIlustrasi

Bisa secara langsung ataupun menggunakan jasa endorse dari artis, selebgram, influencer, youtuber, blogger, dan lainnya. Perusahaan memanfaatkan basis pengikut atau followers mereka untuk beriklan.

Memakai jasa endorse tentu saja perlu kocek lebih besar. Maklum ada tarif yang harus dibayar untuk sekali posting. Misalnya tarif iklan di IG Story, IG TV, di feed berbeda. Belum lagi menggunakan jasa public figure terkenal jauh lebih mahal ketimbang yang masih meniti karier. Pilihan tergantung Anda.

Namun untuk Anda yang bujet iklan atau promosinya minim, lebih baik buat saja akun toko online di sosial media.

Lengkapi akun tersebut dengan produk jualan Anda, deskripsi yang jelas seperti harga, bahan atau material, kontak yang bisa dihubungi, dan informasi penting lainnya. Sisipkan pula konten-konten menarik di luar jualan, agar tidak monoton.

Baca Juga: 7 Peluang Usaha Dengan Modal di Bawah Rp 500.000

3. Jualan lewat e-Commerce

Pemasaran digital efektif lainnya di zaman now, adalah melalui e-commerce. Contohnya Bukalapak, Tokopedia, Shoppee, Lazada, Blibli, dan masih banyak marketplace lainnya.

Tinggal daftar jadi mitra, maka Anda sudah bisa berjualan secara online di lapak Anda. Ingat, taati peraturan berjualan yang ditetapkan masing-masing e-commerce jika tidak mau di blacklist.

4. Menggunakan Website Bisnis

Selain agresif memasarkan produk di sosial media, e-commerce, platform Google My Business, Anda perlu mengembangkan penjualan lewat sebuah website. Membuat website bisnis tidak terlalu mahal kok.

Buat sesuai dengan keinginan Anda, karakteristik produk, dan paling penting menarik orang mengunjungi website Anda. Isi website dengan konten produk yang dijual, dan konten berkualitas lainnya supaya ada daya pikat.

Anda juga dapat menggunakan jasa konsultas SEO, agar website bisnis Anda berada di urutan teratas mesin pencarian. Hal ini akan berdampak pada trafik pengunjung, sehingga dapat meningkatkan penjualan dan omzet.

Jaga Kepercayaan Konsumen

Setiap bisnis yang sukses dibangun atas dasar kepercayaan. Begitupun dengan bisnis yang menerapkan sistem pemasaran digital atau digital marketing. Jika sekali saja merusak kepercayaan konsumen, maka habislah sudah.

Konsumen akan kecewa dan tidak akan pernah kembali membeli produk Anda. Bahkan bisa menuliskan komentar buruk atas produk atau pelayanan Anda. Akhirnya dapat merembet ke konsumen lainnya. Berbisnislah dengan jujur dan tetap menjaga kepercayaan konsumen.

 

Artikel ini merupakan hasil kerja sama antara Kompas.com dengan Cermati.com. Isi artikel menjadi tanggung jawab sepenuhnya Cermati.com

 

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X