KILAS

Tahun Ini Pemerintah Alokasikan Rp 50 Triliun untuk KUR Pertanian

Kompas.com - 19/05/2020, 10:41 WIB
Hamparan sawah yang siap panen. KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYAHamparan sawah yang siap panen.

KOMPAS.com - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan, tahun ini Kementerian Pertanian (Kementan) mendapat amanah untuk menyalurkan dana Kredit Usaha Rakyar ( KUR) sebesar Rp 50 triliun.

Dana tersebut ditujukan untuk pengembangan budidaya komoditas pertanian, tanaman hortikultura, dan perkebunan milik petani.

Hingga Kamis (14/5/2020), Kementan mengklaim serapan KUR mencapai Rp 17 triliun.

Angka tersebut terserap ke berbagai sektor antara lain tanaman pangan Rp 5,2 triliun, perkebunan Rp 5 triliun, hortikultura Rp 2,1 triliun, peternakan Rp 3,2 triliun, jasa pertanian Rp 275 miliar, dan kombinasi pertanian Rp 941 miliar.

Baca juga: Tingkatkan Kinerja Pertanian dari Hulu ke Hilir, Mentan Minta Petani dan Pimpinan Daerah Manfaatkan KUR

Penyerapan KUR masih didominasi sektor hulu karena aksesnya dianggap lebih mudah dan tidak memerlukan agunan. Padahal, KUR dengan plafon besar pun mudah diakses jika digunakan untuk pembelian alat.

“Ke depannya kami akan mendorong pemanfaatan KUR di sektor hilir seperti pembelian alat pertanian,” kata Syahrul, Senin (18/5/2020), seperti dalam keterangan tertulisnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana (PSP) Kementan Sarwo Edhy mengatakan, serapan KUR tertinggi terjadi di Jawa Timur (Jatim) yaitu mencapai Rp 4,1 triliun.

Posisi tersebut disusul Jawa tengah sebesar Rp 2,9 triliun, Sulawesi Selatan sebesar Rp 1,3 triliun, Lampung sebesar Rp 937 miliar, dan Riau sebesar Rp 909 miliar.

Baca juga: Alokasi Dana KUR Pertanian Naik, Serapan di Jateng Capai Rp 1,87 Triliun

Meski begitu Sarwo berpesan, KUR bukanlah bantuan atau subsidi pemerintah. Jadi, nasabah KUR pertanian harus tetap membayar pinjamannya.

“Petani yang memanfaatkan KUR akan lebih serius dalam mengembangkan usaha taninya, dan mempunyai rasa memiliki yang lebih tinggi,” kata Sarwo.

Terkait penyaluran KUR, Sarwo mengatakan dapat disalurkan ke seluruh Indonesia melalui Bank BNI, BRI, dan Mandiri.

Bank BRI menyalurkan KUR sebesar Rp 12,4 triliun, Bank BNI sebesar Rp 1,7 triliun, Bank Mandiri sebesar Rp 1,6 triliun, dan bank lainnya termasuk bank daerah sebesar Rp 1,1 triliun.

Baca juga: Pemerintah Bebaskan Cicilan KUR untuk UKM Selama 6 Bulan, Ini Syaratnya

“Syarat mendapat KUR pertanian cukup mudah. Petani hanya diharuskan memiliki lahan garapan produktif, rancangan pembiayaan anggaran, dan sejumlah syarat kepentingan checking di bank. Bunganya hanya 6 persen,” kata Sarwo.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X