Bappenas: Pemerintah Belum Nyatakan Akan Longgarkan PSBB

Kompas.com - 21/05/2020, 19:30 WIB
Kepala Bappenas Suharso Monoarfa di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (25/2/2020). KOMPAS.com/IhsanuddinKepala Bappenas Suharso Monoarfa di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (25/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa mengatakan, pemerintah belum berencana melonggarkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Indonesia.

Tapi, pemerintah berencana akan menyesuaikan penerapan PSBB tersebut.

“Jadi tidaklah tepat jika dikatakan pemerintah tiba-tiba saja ingin melonggarkan pembatasan sosial. Sampai hari ini pemerintah belum menyatakan akan ada pelonggaran pembatasan sosial. Kita melakukan penyesuaian pembatasan sosial,” kata Suharso saat teleconference dengan wartawan, Kamis (21/5/2020).

Baca juga: Besok, Bank Mandiri Tetap Buka

Suharso menambahkan, penyesuaian PSBB tersebut bisa saja dilakukan di 124 kabupaten dan kota yang masuk kategori zona hijau. Adapun daerah yang masuk kategori zona hijau, yakni daerah yang belum ada laporan kasus positif Covid-19 di sana.

“Tetapi kapan dan bagaimana cara kita memulai agar mereka bisa juga hidup dalam keadaan biasa, tetapi tetap dengan protokol kesehatan yang tetap,” kata Suharso.

Suharso menjelaskan, penyesuaian PSBB di beberapa daerah tersebut tak akan dilakukan secara langsung. Nantinya, kebijakan tersebut akan dilakukan secara bertahap.

“Penyesuaian nanti dalam sifatnya mengurangi pembatasan sosial itu akan dilakukan secara bertahap, ada fase-fasenya, ada juga zona-zona-nya atau ada fase dan zona. Kemudian tentu akan dilakukan penerapan protokol kesehatan yang sangat ketat, disiplin dan pengawasan oleh aparat,” ucap dia.

Baca juga: Pegawai BUMN dan PNS Masuk 22 Mei, BI dan BEI Libur

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X