Rupiah Lanjutkan Penguatan, IHSG Melesat 2,3 Persen

Kompas.com - 16/06/2020, 09:36 WIB
Ilustrasi rupiah Thinkstockphotos.com/ThamKCIlustrasi rupiah

JAKARTA, KOMPAS.com - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada awal perdagangan di pasar spot Selasa (16/6/2020) kembali menguat.

Mengutip data Bloomberg pukul 09.11 WIB rupiah berada pada level Rp 14.068 per dollar AS atau menguat 48 poin (0,34 persen)dibandingkan penutupan sebelumnya pada level Rp 14.116 per dollar AS.

Kepala Riset dan Edukasi PT Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan, rupiah mendapat dukungan dari sentimen positif pasca The Fed mengumumkan stimulus tambahan yang akan digelontorkan untuk perusahaan swasta.

“Rupiah berpotensi menguat terhadap dollar AS karena kebijakan the Fed tersebut,” kata Ariston kepada Kompas.com.

Baca juga: IHSG Berpeluang Menguat, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Bank Sentral AS, dinihari tadi mengeluarkan kebijakan stimulus baru yang bertujuan untuk membantu perusahaan AS melewati pandemi. The Fed meluncurkan program pembelian obligasi perusahaan AS di pasar sekunder dengan anggaran hingga 750 miliar dollar AS

Kebijakan ini akan mendorong pelemahan dollar AS karena mendorong kenaikan likuiditas dollar AS. Aksi the Fed ini menutup sementara kekhawatiran pasar terhadap kenaikan penyebaran wabah dan second wave

Stimulus bank sentral AS ini pun memberikan sentimen positif ke aset berisiko, dimana hari ini rupiah diproyeksikan akan bergerak menguat dengan potensi penguatan pada kisaran support Rp 14.000 per dollar AS sampai dengan potensi resisten pada level Rp 14.150 per dollar AS.

Baca juga: Saham BTN Terdongkrak Tapera?

Sementara di Bursa Efek Indonesia (BEI),  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini langsung melonjak.

Melansir data RTI, pukul 09.08 WIB, IHSG berada pada level 4.930,11 atau naik 113,77 poin (2,36 persen) dibanding penutupan sebelumnya pada level 4.816,33.

Sebanyak 241 saham melaju di zona hijau dan 45 saham di zona merah. Sedangkan 72 saham lainnya stagnan. Adapun nilai transaksi hingga saat ini mencapai Rp 945,4 miliar dengan volume 781,8 juta saham.

Adapun bursa Asia pagi ini juga menghijau.  Indeks komposit Shanghai naik 0,86 persen, indeks Nikkei Tokyo melesat 3,6 persen, indeks Hang Seng Hong Kong menguat 2,63 persen, dan indeks Strait Times Singapura bertambah 2,3 persen.

Sebelumnya, Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee mengatakan penguatan IHSG hari ini terdorong oleh statement The Fed yang menyebutkan akan memperluas obligasi termasuk membeli obligasi swasta. Pernyataan ini menambah sentimen positif pergerakan indeks hari ini.

“Kelihatannya market IHSG hari ini bisa menghijau, karena The Fed di pertengahan sesi mengatakan untuk memperluas obligasi korporasi individual. Ini membawa indeks menguat di pasar AS dan menimbulkan optimisme likuiditas yang banyak di pasar,” kata Hans.

Baca juga: Sore Ini, Rupiah Ditutup Menguat 0,13 Persen



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menko Airlangga: Kasus Aktif Covid Turun, Pertumbuhan Belanja Nasional Meningkat

Menko Airlangga: Kasus Aktif Covid Turun, Pertumbuhan Belanja Nasional Meningkat

Whats New
Jelang Penetapan Suku Bunga BI, IHSG Parkir di Zona Merah, Rupiah Menguat

Jelang Penetapan Suku Bunga BI, IHSG Parkir di Zona Merah, Rupiah Menguat

Whats New
THR PNS Dibayar Full H-10 Idul Fitri, Swasta Paling Lambat H-7

THR PNS Dibayar Full H-10 Idul Fitri, Swasta Paling Lambat H-7

Whats New
Dukung RDMP Kilang Jangkah Menengah, PGN Bangun 2 Proyek Ini

Dukung RDMP Kilang Jangkah Menengah, PGN Bangun 2 Proyek Ini

Whats New
Kelola 97 Persen Infrastruktur Gas Bumi, PGN Siapkan Infrastruktur Terintegrasi

Kelola 97 Persen Infrastruktur Gas Bumi, PGN Siapkan Infrastruktur Terintegrasi

Rilis
IHSG Diprediksi Masih Betah di Zona Merah, Berikut Rekomendasi Sahamnya

IHSG Diprediksi Masih Betah di Zona Merah, Berikut Rekomendasi Sahamnya

Whats New
Berakhir 30 April, Pahami Alur Pendaftaran dan Seleksi Sekolah Kedinasan

Berakhir 30 April, Pahami Alur Pendaftaran dan Seleksi Sekolah Kedinasan

Whats New
Update Daftar Bandara AP II yang Buka Layanan Tes GeNose C19

Update Daftar Bandara AP II yang Buka Layanan Tes GeNose C19

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Melihat Tantangan yang Dialami Perempuan Berkarier

[KURASI KOMPASIANA] Melihat Tantangan yang Dialami Perempuan Berkarier

Rilis
Harga Tiket Kereta Api Jakarta-Yogyakarta Terbaru Tahun 2021

Harga Tiket Kereta Api Jakarta-Yogyakarta Terbaru Tahun 2021

Whats New
Bank BCA Buka 5 Lowongan Kerja untuk Lulusan Baru, Cek Syaratnya

Bank BCA Buka 5 Lowongan Kerja untuk Lulusan Baru, Cek Syaratnya

Whats New
Kemenparekraf Segera Rampungkan Aturan Subsidi Ongkir, Ini Bocorannya

Kemenparekraf Segera Rampungkan Aturan Subsidi Ongkir, Ini Bocorannya

Whats New
Apa Itu Asuransi Unit Link: Definisi, Cara Kerja, Risiko dan Contohnya

Apa Itu Asuransi Unit Link: Definisi, Cara Kerja, Risiko dan Contohnya

Spend Smart
Bali Masuk Zona Merah Penyebaran Covid-19, Bagaimana Rencana Pembukaan Kawasan Wisata?

Bali Masuk Zona Merah Penyebaran Covid-19, Bagaimana Rencana Pembukaan Kawasan Wisata?

Whats New
Pemerintah Dorong Industri Makanan dan Minuman Terapkan Industri 4.0

Pemerintah Dorong Industri Makanan dan Minuman Terapkan Industri 4.0

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X