Industri Penerbangan China Rugi Rp 68,5 Triliun di Kuartal II 2020

Kompas.com - 11/07/2020, 08:32 WIB
Salah satu pesawat milik maskapai penerbangan Air China terbang di atas bandara Beijing. AFP/GREG BAKERSalah satu pesawat milik maskapai penerbangan Air China terbang di atas bandara Beijing.

BEIJING, KOMPAS.com - Industri penerbangan China merugi hingga 34,25 yuan atau setara Rp 68,5 triliun (asumsi kurs Rp 2.000 per yuan) pada kuartal II 2020.

Kerugian ini sedikit lebih rendah dibandingkan kuartal sebelumnya, menunjukan adanya pemulihan imbas pandemi Covid-19 bulan April hingga Juni 2020.

Dikutip dari Reuters, Sabtu (11/7/2020), pada kuartal kuartal I 2020, industri yang terdiri dari maskapai, bandara, dan maskapai jenis lainnya mengalami kerugian sebesar 38,1 miliar yuan.

Baca juga: Luhut: New Normal di Sektor Penerbangan Akan Segera Diaplikasikan

Industri penerbangan Negeri Tira Bambu tersebut mengalami pemulihan yang relatif lebih cepat ketimbang negara lainnya, seiring dengan meningkatnya pasar domestik, setelah Presiden Xi Jinping berhasil mengatasi penyebaran Covid-19.

Meskipun begitu, jumlah penumpang pesawat masih jauh lebih rendah dibandingkan era sebelum pandemi Covid-19.

Civil Aviation Administration of China (CAAC) melaporkan, jumlah penumpang pesawat pada bulan Juni merosot 42,4 persen secara tahunan, menjadi hanya 30,7 juta penumpang.

Realisasi tersebut sedikit mengalami perbaikan dibandingkan Mei yang anjlok 52,6 persen secara tahunan.

Pada paruh pertama tahun ini, total jumlah penumpang pesawat China merosot 45,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2019.

Baca juga: INACA: Insentif dan Pelonggarkan Tak Cukup Gairahkan Industri Penerbangan

Untuk meningkatkan keuangan perusahaan, beberapa maskapai penerbangan China baru-baru ini meluncurkan tiket diskon untuk penerbangan ke berbagai tujuan.

China Eastern Airlines menjadi maskapai pertama pada Juni lalu yang menjual tiket penerbangan yang dinamakan "terbang sesuka hati" untuk perjalanan domestik khusus akhir pekan yang berlaku hingga akhir tahun 2020.

Hainan Airlines bulan ini menawarkan tiket penerbangan yang memungkinkan mereka melakukan perjalanan tak terbatas menuju dan dari pulau Hainan, tempat wisata tropis terpopuler di China.




Sumber Reuters
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X