[POPULER DI KOMPASIANA] Polemik Kalung Antivirus | Memahami Financial Freedom | Pengalaman Perpanjang SIM saat Pandemi

Kompas.com - 11/07/2020, 15:13 WIB
Kementan akan memproduksi kalung dari tanaman eucalyptus yang diklaim mampu membunuh virus. DOK. Humas Kementerian PertanianKementan akan memproduksi kalung dari tanaman eucalyptus yang diklaim mampu membunuh virus.

KOMPASIANA---Benar-benar mengejutkan ketika Kementerian Pertanian (Kementan) berencana memproduksi massal kalung antivirus corona (Covid-19). Kalung tersebut dibuat dari tanaman eucalyptus, antivirus yang dipercaya bisa ampuh mematikan virus corona.

Hal tersebut, tentu saja, sontak menjadi perbincangan warganet. Sebab, kalung itu diklaim sudah teruji di laboratorium Balitbangtan.

Kemudian banyak yang mempertanyakan, seperti apakah kalung ini benar-benar bisa digunakan hingga membandingkan kalung eucalyptus tadi alangkah baiknnya digunakan dalam bentuk minyak.

Bagaimana sebenarnya penelitian yang dilakukan Kementan terkait kalung antivirus?

Selain polemik yang terjadi perihal kalung antivirus, masih ada konten menarik lainnya seperti cerita mengurus SIM saat pandemi hingga kisah guru honorer di kampung terpencil.

Inilah 5 konten menarik dan terpopuler di Kompasiana dalam sepekan:

1. Kalung Antivirus Corona dan Apatisme Publik

Netizen heboh. Semua gara-gara Kalung Antivirus Corona. Dari 700 jenis eukaliptus, katanya, pohon kayu putih, ada satu jenis yang bisa mematikan virus corona.

Andai Kavirna benar-benar moncer bin mujarab bin manjur, menurut Kompasianer Khrisna Pabichara sebagaimana klaim Menteri Pertanian, setidaknya pada September 2020 nanti Indonesia sudah merdeka dari cengkeraman virus corona.

Apalagi setelah niat untuk memproduksi massal kalung tersebut, sontak memicu ragam kritik sampai olok-olok masyarakat.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X