Menteri Edhy Janji Tak Ada Lagi Hutan Mangrove Jadi Tambak Budidaya

Kompas.com - 26/07/2020, 15:40 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo secara simbolis menanam mangrove di Kuala Penet, Lampung Timur usai panen udang, Minggu (19/7/2020). Kementerian Kelautan dan Perikanan akan menanam 170.000 batang mangrove di lahan seluas 40 hektare di Kecamatan Labuhan Maringgai, Lampung Timur KOMPAS.com/TRI PURNA JAYA Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo secara simbolis menanam mangrove di Kuala Penet, Lampung Timur usai panen udang, Minggu (19/7/2020). Kementerian Kelautan dan Perikanan akan menanam 170.000 batang mangrove di lahan seluas 40 hektare di Kecamatan Labuhan Maringgai, Lampung Timur

JAKARTA, KOMPAS.com - Hari Mangrove Sedunia menjadi momentum bagi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk menargetkan rehabilitasi mangrove seluas 200 hektare (Ha) di tahun ini. 

Luas mangrove di Indonesia mencapai 3,49 Juta Ha, namun 52 persen atau 1,82 juta Ha mangrove Indonesia dalam kondisi rusak.

Mengetahui kondisi tersebut, Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo berjanji akan menanami kembali seluruh pesisir dengan bibit mangrove.

Baca juga: Saling Sindir Kubu Edhy Vs Susi soal Ekspor Benih Lobster

"Saya jamin, ke depan tidak ada lagi hutan mangrove untuk tambak budidaya. Justru kami akan menanami pesisir dengan mangrove demi menjaga keberlanjutan," katanya melalui video Instagramnya, Minggu (26/7/2020).

Sementara itu, Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (PRL) Aryo Hanggono mengatakan, tahun ini KKP memiliki target untuk melakukan perbaikan kondisi ekosistem mangrove dengan penanaman mangrove seluas 200 Ha di 12 lokasi.

”Salah satu lokasi prioritas terdapat di Lampung Timur dengan rencana penanaman seluas 40 Ha yaitu Desa Margasari dan Desa Sriminosari. Rehabilitasi tanaman mangrove di lokasi ini bertujuan untuk menangkal abrasi serta meningkatkan ekosistem laut," ujarnya dalam keterangan tertulis.

Tak hanya itu, lokasi tersebut juga diharapkan dapat menjadi daerah ekowisata yang dapat memberikan mata pencaharian alternatif bagi masyarakat pesisir di Kabupaten Lampung Timur.

Baca juga: Berantas Maling Ikan, Menteri Edhy Bekali ASN dengan 200 Senapan Serbu Buatan Pindad

Aryo menambahkan, pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2020-2024, KKP diberikan mandat untuk melakukan rehabilitasi pesisir melalui penanaman mangrove seluas 1800 Ha.

Upaya lain yang dilakukan KKP dalam mendukung rehabilitasi mangrove adalah dengan memfasilitasi lokasi mangrove melalui pembangunan tracking dan pusat restorasi pembelajaran ekosistem pesisir yang akan dibangun di 10 kabupaten/kota pada tahun 2021.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X