Rekam Jejak LUCK, Perusahaan Percetakan yang Terseret Kasus Jouska

Kompas.com - 28/07/2020, 08:31 WIB
Founder dan CEO Jouska Indonesia, Aakar Abyasa Fidzuno KOMPAS/MARIA PASCHALIA JUDITH JUSTIARIFounder dan CEO Jouska Indonesia, Aakar Abyasa Fidzuno

Pemegang saham perorangan terbesar perusahaan yakni Caroline Himawati Hidajat sebesar 29,2 persen dan saudaranya Josephine Handayani Hidajat yang juga CEO perusahaan sebesar 14,6 persen.

Pemegang saham lainnya yaitu Christine Herawati sebesar 14,6 persen, Serial System Pte Ltd sebesar 20 persen, dan sisanya dimiliki publik sebesar 21,6 persen.

Baca juga: Jouska, Diduga Rugikan Klien hingga Dipanggil Satgas Waspada Investasi

Dikutip dari data perdagangan saham BEI, saham perusahaan pada penutupan perdagangan terakhir yakni Senin (27/7/2020) kemarin dijual di level Rp 330 per lembar saham.

Saham LUCK terbilang cukup aktif diperdagangkan di bursa perdagangan dengan harga saham yang naik turun tipis. Harga saham tertingginya tercatat sebesar Rp 332 per lembar.

Sementara dari keterbukaan informasi BEI, perusahaan melakukan penawaran saham perdananya pada 21 November 2018 dan memperoleh dana segar sebesar Rp 39,48 miliar setelah dipotong biaya penawaran umum.

Dana dari pelepasan saham tersebut kemudian dipakai sebesar Rp 26,55 miliar. Rinciannya untuk modal kerja perseroan sebesar Rp 11,86 miliar, investasi Rp 14,04 miliar, dan sewa Rp 649,64 juta.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Mengenal Jouska, Penasihat Keuangan yang Dituding Rugikan Klien

Tahun lalu, PT Sentral Mitra Informatika Tbk sempat membagikan dividen kepada pemegang saham sebesar Rp 3,57 miliar yang pembayarannya dilakukan pada 10 Juni 2020.

Dilaporkan klien

Sebelumnya, salah satu klien Jouska Indonesia, Yakobus Alvin, merasa dirugikan karena penanganan dana klien Jouska untuk investasi yang dianggap serampangan. Dalam akun Twitter-nya, Alvin mengaku sebagai klien Jouska selama periode 2018-2019.

Tujuannya menjadi klien Jouska adalah berniat investasi rutin di pasar saham dengan dibantu ahlinya. Total dana aset Alvin yang dikelola Jouska adalah sebesar Rp 65 juta.

Namun, dia mengaku kaget saat portofolio sahamnya berada di zona merah dengan penurunan mencapai 70 persen.

Baca juga: Satgas Waspada Investasi Hentikan Operasional Jouska

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber kompas.com
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.