Alokasikan Capex Rp 49 Miliar, Merck Tingkatkan Kapasitas Pabrik

Kompas.com - 30/07/2020, 06:09 WIB
Ilustrasi obat, obat-obatan ShutterstockIlustrasi obat, obat-obatan

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Merck Tbk (MERK) mengalokasikan anggaran sebesar Rp 49 miliar untuk kebutuhan belanja modal (capital expenditure/capex) di tahun 2020.

Plant Director Merck Arryo Aritrixso Wachjuwidajat mengatakan, sebagain besar dana capex bakal digunakan untuk kebutuhan membeli mesin dan peralatan produksi yang akan digunakan di pabrik perusahaan berlokasi di Pasar Rebo.

“Alokasinya terutama untuk pembelian mesin-mesin dan peralatan di pabrik Pasar Rebo, baik untuk keperluan otomatisasi, upgrading, ataupun replacement,” ungkapnya dalam paparan publik virtual, Rabu (29/7/2020).

Baca juga: Laba Bersih BCA Turun 4,8 Persen di Semester I 2020

Ia mengatakan, sepanjang semester I-2020 anggaran capex Merck sudah terserap sebanyak Rp 10 triliun atau lebih dari 25 persen. Arryo meyakini, hingga akhir tahun anggaran capex akan terserap seluruhnya.

“Berharap sampai akhir tahun bisa serap total seluruh dana yang dianggarkan, terlepas adanya beberapa kendala suplier dalam memasok peralatan,” kata dia.

Untuk diketahui, produksi dari pabrik Merck di Pasar Rebo mencapai 788 juta tablet dan kapsul pada tahun 2019. Kinerja produksi ini naik 32,21 persen dari 596 juta tablet dan kapsul di 2018.

Dengan kinerja positif dan kapasitas produksinya, memungkinkan untuk pabrik Merck di Pasar Rebo menjadi manufacturing hub bagi Merck untuk Asia Tenggara.

Adapun Merck tercatat membukukan laba bersih sebesar Rp 32,12 miliar sepanjang semester I-2020 atau selama masa pandemi Covid-19. Kinerja ini tumbuh 424,78 persen dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 6,12 miliar.

Adapun pendapatan perseroan tercatat turun 10,72 persen menjadi Rp282,84 miliar sepanjang Januari-Juni 2020.

Sementara untuk laba usaha meningkat 243 persen menjadi Rp 43 miliar di semester I-2020, dibandingkan periode sama di tahun lalu yang sebesar Rp 13 miliar. Peningkatan laba usaha di dorong kontribusi bisnis Biopharma dan bahan baku farmasi (BBO) yang mencapai Rp18,7 miliar, naik 256,2 persen dibandingkan tahun lalu.

Baca juga: Merck Tebar Dividen Rp 58,2 miliar



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X