Investasi Saham, Kinerja Investor Perempuan Lebih Baik daripada Pria?

Kompas.com - 03/08/2020, 09:04 WIB
Ilustrasi pergerakan harga saham THINKSTOCKSIlustrasi pergerakan harga saham

JAKARTA, KOMPAS.com – Gender, ternyata mempengaruhi cara dan prilaku seseorang saat berinvestasi saham. Mengingat investasi saham dahulu kala didominasi oleh kaum pria, nyatanya saat ini wanita tidak kalah hebat dari pria ketika menjadi investor saham.

Head of Marketing IPOT dari PT Indo Premier Sekuritas Paramita Sari mengatakan, investasi saham yang sifatnya berisiko tinggi kini mulai dilirik kaum hawa.

Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menunjukkan per akhir Maret 2019 lalu saja jumlah investor perempuan di Indonesia telah mencapai 40 persen dari total investor pasar modal.

Baca juga: 7 Istilah Pasar Saham Paling Dasar yang Perlu Diketahui (2)

Jumlah tersebut meningkat signifikan dibandingkan dengan angka sebelumnya yang memperlihatkan jumlah investor laki-laki di angka 70 persen dibanding investor perempuan yang baru di angka 30 persen dari total investor pasar modal.

Kemudian pada akhir tahun (data per 27 Desember 2019) yang diperoleh dari KSEI menunjukkan porsi pria investor pasar modal, 59,41 persen dan jumlah investor perempuannya naik menjadi 40,59 persen.

“Meski jumlah investor laki-laki hingga kini masih lebih banyak dibanding investor perempuan, namun investasi kaum hawa lebih baik dibanding kaum adam. Rata-rata nilai kinerja investor perempuan 0,4 persen lebih baik dibanding laki-laki,” kata Paramita kepada Kompas.com, Minggu (2/8/2020).

Lalu, apa yang membuat kinerja investor wanita lebih baik daripada pria?

Baca juga: Tips Mengelola Uang untuk Single Parents di Era New normal

Wanita lebih sabar, pria cenderung agresif

Paramita menjelaskan, investor perempuan pada dasarnya mempunyai sifat lebih sabar dibanding investor pria yang cenderung agresif.

Wanita pada umumnya selektif dengan segala hal yang memiliki risiko, berbeda dengan pria yang cenderung pede dalam mengambil risiko. Hal ini membuat wanita penuh pertimbangan untuk berinvestasi secara berlebihan, tampa pemikiran yang matang.

“Tidak heran, transaksi jual-beli saham perempuan lebih sedikit dibanding laki-laki. Kesabaran pada perempuan pada dasarnya menandakan pertimbangan matang dibanding laki-laki,” jelas dia.

Baca juga: 4 Langkah Cerdas Atasi Masalah Keuangan di Tengah Virus Corona

Wanita lebih disiplin, pria mudah terpengaruh

Wanite cenderung memiliki sifat disiplin ketika berinvestasi jangka panjang. Maka itu, perempuan cenderung lebih membeli dan menahan investasi yang ia miliki.

Berbeda dengan pria yang cenderung gampang tergoda dan terpengaruh mengenai investasi jangka panjang, dan mudah merubah orientasi dari investasi jangka panjang ke investasi jangka pendek.

“Tidak heran, investor perempuan cenderung konservatif dan wajar kiranya jika ada data yang menunjukkan kalau investor laki-laki banyak bertransaksi saham 45 persen lebih banyak dibanding perempuan,” jelas dia.

Baca juga: Simak, 3 Tips Aman Terhindar dari Penipuan Investasi Saham

Wanita terbuka dengan investasinya, pria lebih pede

Paramita juga menjelaskan, ciri khas investor wanita lebih memiliki keterbukaan, dibandingkan sifat investor laki-laki yang cenderung pede dalam melakukan transaksi.

Keterbukaan yang dimaksud ini adalah sifat mau menerima dan mendengarkan masukan dari pihak lain, namun realistis dengan keputusan yang akan diambil. Sementara pria, jarang mendengar masukan dan cenderung pede dengan keputusan transaksinya.

“Keterbukaan perempuan menjadi salah satu pertimbangan untuk keputusan yang secara komprehensif lebih terukur dan terencana. Ini berbanding 180 derajat dengan laki-laki yang cenderung membuat keputusan jangka pendek dan spekulatif,” ucap dia.

Baca juga: OJK: Kinerja Saham Turun 18,8 Persen, tetapi Lebih Baik ketimbang Filipina



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mau Kirim Barang Saat Lebaran? PT Pos Indonesia Tetap Buka

Mau Kirim Barang Saat Lebaran? PT Pos Indonesia Tetap Buka

Whats New
3 Perbedaan Dogecoin dan Bitcoin yang Kamu Harus Tahu

3 Perbedaan Dogecoin dan Bitcoin yang Kamu Harus Tahu

Whats New
Catat, Ini Jadwal Operasional SiCepat Selama Masa Lebaran 2021

Catat, Ini Jadwal Operasional SiCepat Selama Masa Lebaran 2021

Whats New
Pendaftaran CPNS 2021 Buka Formasi Khusus, Catat Syaratnya

Pendaftaran CPNS 2021 Buka Formasi Khusus, Catat Syaratnya

Whats New
Bank BJB Sediakan Fitur Bayar Zakat Lewat Digi Cash

Bank BJB Sediakan Fitur Bayar Zakat Lewat Digi Cash

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Antara Faktor Fungsional, Estetika, dan Emosional dalam Hobi Koleksi Barang

[KURASI KOMPASIANA] Antara Faktor Fungsional, Estetika, dan Emosional dalam Hobi Koleksi Barang

Rilis
Pengusaha yang Kena Sanksi Administratif, Bukan Berarti Hilang Kewajiban Bayar THR

Pengusaha yang Kena Sanksi Administratif, Bukan Berarti Hilang Kewajiban Bayar THR

Whats New
Harga Kedelai Dunia Alami Kenaikan, Harga Tahu dan Tempe Masih Stabil

Harga Kedelai Dunia Alami Kenaikan, Harga Tahu dan Tempe Masih Stabil

Whats New
Update Jadwal CPNS 2021 dan Pengumuman Pembukaan Formasi Khusus

Update Jadwal CPNS 2021 dan Pengumuman Pembukaan Formasi Khusus

Whats New
Ada 29.296 Orang Lakukan Perjalanan Non-Mudik di Hari Kedua Larangan Mudik

Ada 29.296 Orang Lakukan Perjalanan Non-Mudik di Hari Kedua Larangan Mudik

Whats New
Viral Video Jokowi Terkait Babi Panggang Ambawang, Ini Penjelasan Mendag

Viral Video Jokowi Terkait Babi Panggang Ambawang, Ini Penjelasan Mendag

Whats New
Tanah di Desa Cibodas, Purwakarta, Sering Kehilangan Air, Kementan Laksanakan Program RJIT

Tanah di Desa Cibodas, Purwakarta, Sering Kehilangan Air, Kementan Laksanakan Program RJIT

Rilis
[KURASI KOMPASIANA] Mengapa Kita Suka Bergosip dan Bisakah Melatih Diri agar Berjarak dengan Gosip?

[KURASI KOMPASIANA] Mengapa Kita Suka Bergosip dan Bisakah Melatih Diri agar Berjarak dengan Gosip?

Rilis
Video Jokowi Promosikan Bipang Ambawang Viral, Mendag Minta Maaf

Video Jokowi Promosikan Bipang Ambawang Viral, Mendag Minta Maaf

Whats New
BUMDes Ini Kelola Pertashop, 22 Bulan Bisa Balik Modal

BUMDes Ini Kelola Pertashop, 22 Bulan Bisa Balik Modal

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X