Sri Mulyani Berharap Ekonomi RI Bisa Tumbuh 0,5 Persen di Kuartal III

Kompas.com - 06/08/2020, 05:17 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani bersama Menko Polhukam Mahfud MD usai acara di Hotel Aryaduta, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (19/12/2019). Kompas.com/Fitria Chusna FarisaMenteri Keuangan Sri Mulyani bersama Menko Polhukam Mahfud MD usai acara di Hotel Aryaduta, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (19/12/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah menyatakan, pertumbuhan ekonomi berpotensi kembali terkontraksi pada kuartal III-2020. Oleh karenanya, berbagai langkah dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) terus dipersiapkan untuk mengantisipasi resesi.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani, mengaku tidak menutup kemungkinan, realisasi pertumbuhan ekonomi Juli-September 2020 kembali berada di level negatif. Pasalnya, anjloknya kinerja berbagai sektor usaha pada kuartal II-2020, diproyeksi belum akan pulih dalam waktu dekat.

"Probabilitas (pertumbuhan ekonomi) negatif masih ada, karena penurunan sektor tidak bisa secara cepat pulih," katanya, dalam konferensi pers virtual, Rabu (5/8/2020).

Baca juga: Pertumbuhan Ekonomi Minus 5,32 Persen, Sri Mulyani Sebut Sistem Keuangan Normal

Oleh karenanya, berbagai kebijakan stimulus telah dilaksanakan pemerintah, seperti pembebasan beban listrik untuk pelanggan bisnis dan sosial.

Selain itu, pemerintah juga tengah menggodok berbagai kebijakan lain, mulai dari penambahan bantuan sosial hingga pemberian bantuan kepada karyawan swasta dengan gaji di bawah Rp 5 juta.

Dengan langkah-langkah tersebut, Sri Mulyani berharap pertumbuhan ekonomi kuartal III-2020 dan kuartal IV-2020 dapat berada di level positif.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Untuk kuartal III, kita berharap growth minimal 0 persen dan positif 0,5 persen," katanya.

Sementara itu, untuk realisasi kuartal terakhir tahun ini diharapkan dapat tumbuh di kisaran 3 persen.

"Kalau terjadi keseluruhan pertumbuhan ekonomi 2020 diharapkan akan tetap terjaga pada zona positif, minimal 0 persen hingga 1 persen," ucapnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X