Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Selama Pandemi Jumlah Pelaku UMKM yang Masuk ke Ekosistem Blibli Meningkat Hingga 7 Kali Lipat

Kompas.com - 25/08/2020, 19:25 WIB
Elsa Catriana,
Bambang P. Jatmiko

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - CEO Blibli Kusumo Martanto menyatakan selama masa pandemi ini Blibli mengalami peningkatan jumlah mitra seller yang berasal dari Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Kenaikan jumlah seller telah bergabung ke ekosistem Blibli mencapai 7 kali lipat dari biasanya.

Dia bilang angka ini mulai terlihat sejak Blibli meluncurkan sebuah sub-kategori baru di platform mereka yang khusus menjajakan produk-produk dari berbagai UKM asli Indonesia, yaitu Galeri Indonesia.

Baca juga: Dukung UMKM, Blibli Hadirkan Festival Mie Online, Ada 1.000 Menu

"Semenjak ada Galeri Indonesia di platfrom kita, selama pandemi ini ada 7 kali lipat jumlah mitra kami yang berasal dari UMKM bergabung," ujarnya dalam acara Market Update Golden Moment yang disiarkan secara virtual, Selasa (25/8/2020).

Menurutnya dengan adanya pertumbuhan ini bisa meningkatkan pembelanjaan serta kepercayaan para konsumen dalam berbelanja di Blibli. Belum lagi sejak Galeri Indonesia diluncurkan, produk-produk lokal buatan UMKM juga terus meningkat.

"Kita kan gencar mempromosikan produk-produk lokal buatan UMKM, mungkin mereka mulai tertarik dan mencoba. Setelah mencoba mereka merasa cocok dan akhirnya mulai membeli terus-menerus produk buatan UMKM kita," jelasnya.

Selain produk UMKM, Kusumo bilang ada beberapa kategori lain yang penjualannya ikut meningkat selama pandemi, salah satunya adalah produk groceries.

Untuk produk groceries, disebutkan dia, telah meningkat sebanyak 6 kali lipat.

"Termasuk sayur-mayur, daging dan kebutuhan pokok itu juga naik di kita," jelasnya.

Selain itu, produk yang berkesinambungan dengan kesehatan juga masih banyak diminati masyarakat. Sementara untuk produk aksesoris-aksesoris seperti barang elektronik dan make-up serta produk olahraga juga mulai tampak adanya peningkatan.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Limit Transfer BCA ke Sesama Rekening BCA dan Bank Lain Tahun 2024

Limit Transfer BCA ke Sesama Rekening BCA dan Bank Lain Tahun 2024

Spend Smart
Cara Beli Tiket Kapal Feri secara Online lewat Aplikasi dan Website

Cara Beli Tiket Kapal Feri secara Online lewat Aplikasi dan Website

Spend Smart
Info Tarif Parkir Inap dan Harian di Bandara Soekarno-Hatta Terbaru

Info Tarif Parkir Inap dan Harian di Bandara Soekarno-Hatta Terbaru

Spend Smart
Cara Mudah Bayar Iuran BPJS Ketenagakerjaan Pakai GoPay

Cara Mudah Bayar Iuran BPJS Ketenagakerjaan Pakai GoPay

Spend Smart
3,1 Juta Tiket Kereta Api Terjual pada Masa Angkutan Lebaran 2024, Ini Rute Favorit

3,1 Juta Tiket Kereta Api Terjual pada Masa Angkutan Lebaran 2024, Ini Rute Favorit

Whats New
3 Jalur Alternatif Arus Balik Lebaran di Jawa Barat

3 Jalur Alternatif Arus Balik Lebaran di Jawa Barat

Whats New
Menhub Targetkan Pembangunan Jalur Kereta Simpang Joglo Selesai September 2024

Menhub Targetkan Pembangunan Jalur Kereta Simpang Joglo Selesai September 2024

Whats New
Mata Uang Indonesia Diatur Secara Resmi oleh Pemerintah dalam Aturan?

Mata Uang Indonesia Diatur Secara Resmi oleh Pemerintah dalam Aturan?

Whats New
Cara Isi Saldo e-Toll BCA, BRI, BNI, dan Mandiri lewat HP

Cara Isi Saldo e-Toll BCA, BRI, BNI, dan Mandiri lewat HP

Spend Smart
Apa Mata Uang Singapura dan Berapa Nilai Tukarnya ke Rupiah?

Apa Mata Uang Singapura dan Berapa Nilai Tukarnya ke Rupiah?

Whats New
Jasa Marga Catat 471.000 Kendaraan Kembali ke Jabotabek pada Hari Puncak dan H+1 Lebaran

Jasa Marga Catat 471.000 Kendaraan Kembali ke Jabotabek pada Hari Puncak dan H+1 Lebaran

Whats New
Mengenal Mata Uang Myanmar dan Nilai Tukarnya ke Rupiah

Mengenal Mata Uang Myanmar dan Nilai Tukarnya ke Rupiah

Whats New
Jasa Marga Catatkan 16.000 Kendaraan Alami Saldo E-Toll Kurang Saat Arus Mudik

Jasa Marga Catatkan 16.000 Kendaraan Alami Saldo E-Toll Kurang Saat Arus Mudik

Whats New
H2+2 Lebaran, KAI Daop 1 Jakarta Catat Sebanyak 46.000 Lebih Penumpang Tiba di Jakarta

H2+2 Lebaran, KAI Daop 1 Jakarta Catat Sebanyak 46.000 Lebih Penumpang Tiba di Jakarta

Whats New
Ketentuan dan Cara Refund-Reschedule Tiket Damri

Ketentuan dan Cara Refund-Reschedule Tiket Damri

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com