Selama Pandemi Jumlah Pelaku UMKM yang Masuk ke Ekosistem Blibli Meningkat Hingga 7 Kali Lipat

Kompas.com - 25/08/2020, 19:25 WIB
CEO Blibli.com Kusumo Martanto mengatakan memberikan penjelasan pada malam penganugerahan pemenang Blibli.com Big Start lndonesia (BBSI) di lDEAFest 2019  Jakarta, Sabtu, (5/10/2019). KOMPAS.COM/MURTI ALI LINGGACEO Blibli.com Kusumo Martanto mengatakan memberikan penjelasan pada malam penganugerahan pemenang Blibli.com Big Start lndonesia (BBSI) di lDEAFest 2019  Jakarta, Sabtu, (5/10/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - CEO Blibli Kusumo Martanto menyatakan selama masa pandemi ini Blibli mengalami peningkatan jumlah mitra seller yang berasal dari Usaha Mikro, Kecil dan Menengah ( UMKM).

Kenaikan jumlah seller telah bergabung ke ekosistem Blibli mencapai 7 kali lipat dari biasanya.

Dia bilang angka ini mulai terlihat sejak Blibli meluncurkan sebuah sub-kategori baru di platform mereka yang khusus menjajakan produk-produk dari berbagai UKM asli Indonesia, yaitu Galeri Indonesia.

Baca juga: Dukung UMKM, Blibli Hadirkan Festival Mie Online, Ada 1.000 Menu

"Semenjak ada Galeri Indonesia di platfrom kita, selama pandemi ini ada 7 kali lipat jumlah mitra kami yang berasal dari UMKM bergabung," ujarnya dalam acara Market Update Golden Moment yang disiarkan secara virtual, Selasa (25/8/2020).

Menurutnya dengan adanya pertumbuhan ini bisa meningkatkan pembelanjaan serta kepercayaan para konsumen dalam berbelanja di Blibli. Belum lagi sejak Galeri Indonesia diluncurkan, produk-produk lokal buatan UMKM juga terus meningkat.

"Kita kan gencar mempromosikan produk-produk lokal buatan UMKM, mungkin mereka mulai tertarik dan mencoba. Setelah mencoba mereka merasa cocok dan akhirnya mulai membeli terus-menerus produk buatan UMKM kita," jelasnya.

Selain produk UMKM, Kusumo bilang ada beberapa kategori lain yang penjualannya ikut meningkat selama pandemi, salah satunya adalah produk groceries.

Untuk produk groceries, disebutkan dia, telah meningkat sebanyak 6 kali lipat.

"Termasuk sayur-mayur, daging dan kebutuhan pokok itu juga naik di kita," jelasnya.

Selain itu, produk yang berkesinambungan dengan kesehatan juga masih banyak diminati masyarakat. Sementara untuk produk aksesoris-aksesoris seperti barang elektronik dan make-up serta produk olahraga juga mulai tampak adanya peningkatan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X