Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ngebut, Bank-bank BUMN Sudah Salurkan Dana PEN Sebesar Rp 79,7 Triliun

Kompas.com - 27/08/2020, 13:41 WIB
Fika Nurul Ulya,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat penyaluran dana Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Rp 30 triliun yang ditempatkan pemerintah melalui Bank Himbara terus meningkat.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso mengatakan, penyaluran dana PEN di bank Himpunan Bank-bank Milik Negara (Himbara) sudah mencapai Rp 79,7 triliun pada 18 Agustus 2020.

"Dana PEN harus di-leverage 3 kali. Realisasi sudah Rp 79,7 triliun atau sudah 265 persen dari Rp 30 triliun. Ini sudah hampir selesai, leverage-nya nanti mencapai 300 persen dari total dana yang dialokasikan pemerintah," kata Wimboh dalam konferensi virtual kinerja industri jasa keuangan, Kamis (27/8/2020).

Baca juga: Bank Mandiri Optimistis Capai Target Penyaluran Dana PEN di September 2020

Wimboh menuturkan, penyaluran dana PEN telah menjangkau sekitar 950.000 debitur. Penyaluran meningkat secara berkala sesuai dengan laporan yang diberikan bank Himbara kepada OJK.

"Laporannya diberikan secara rutin tiap minggu," tutur Wimboh.

Sebelumnya, Asisten Deputi Bidang Perbankan dan Pembiayaan Kementerian BUMN Khoerur Roziqin merinci, pemerintah menempatkan dana sebesar Rp 30 triliun untuk bank Himbara.

Dana itu ditempatkan di Bank Mandiri Rp 10 triliun, BRI Rp 10 triliun, untuk BNI Rp 5 triliun, dan Rp 5 triliun di BTN. Dalam 3 bulan hingga September, dana harus disalurkan 3 kali lipat atau Rp 90 triliun dari yang ditempatkan pemerintah.

Baca juga: BTN Telah Salurkan Kredit Rp 4,9 Triliun dari Dana PEN

Selain itu, Himbara juga telah melakukan restrukturisasi kredit sebesar Rp 470,6 triliun hingga 31 Juli 2020.

Lalu, Himbara juga menjalankan program pemberian Kredit Usaha Rakyat ( KUR) bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Hingga 31 Juli 2020, Himbara telah menyalurkan KUR sebesar Rp 154,4 triliun untuk 2,6 juta nasabah.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

AHY Bakal Tertibkan Bangunan Liar di Puncak Bogor

AHY Bakal Tertibkan Bangunan Liar di Puncak Bogor

Whats New
Rupiah Anjlok, Airlangga Sebut Masih Lebih Baik Dibanding Negara Lain

Rupiah Anjlok, Airlangga Sebut Masih Lebih Baik Dibanding Negara Lain

Whats New
Aktivitas Gunung Ruang Turun, Bandara Sam Ratulangi Kembali Beroperasi Normal

Aktivitas Gunung Ruang Turun, Bandara Sam Ratulangi Kembali Beroperasi Normal

Whats New
Survei BI: Kegiatan Usaha di Kuartal I-2024 Menguat, Didorong Pemilu dan Ramadhan

Survei BI: Kegiatan Usaha di Kuartal I-2024 Menguat, Didorong Pemilu dan Ramadhan

Whats New
Strategi BCA Hadapi Tren Suku Bunga Tinggi yang Masih Berlangung

Strategi BCA Hadapi Tren Suku Bunga Tinggi yang Masih Berlangung

Whats New
Bandara Panua Pohuwato Diresmikan Jokowi, Menhub: Dorong Ekonomi Daerah

Bandara Panua Pohuwato Diresmikan Jokowi, Menhub: Dorong Ekonomi Daerah

Whats New
Tren Pelemahan Rupiah, Bos BCA Sebut Tak Ada Aksi Jual Beli Dollar AS yang Mencolok

Tren Pelemahan Rupiah, Bos BCA Sebut Tak Ada Aksi Jual Beli Dollar AS yang Mencolok

Whats New
Panen Jagung di Gorontalo Meningkat, Jokowi Minta Bulog Lakukan Penyerapan

Panen Jagung di Gorontalo Meningkat, Jokowi Minta Bulog Lakukan Penyerapan

Whats New
Ramai Beli Sepatu Bola Rp 10 Juta Kena Bea Masuk Rp 31 Juta, Bea Cukai Buka Suara

Ramai Beli Sepatu Bola Rp 10 Juta Kena Bea Masuk Rp 31 Juta, Bea Cukai Buka Suara

Whats New
Menko Airlangga: Putusan Sengketa Sudah Berjalan Baik, Kita Tidak Perlu Bicara Pilpres Lagi...

Menko Airlangga: Putusan Sengketa Sudah Berjalan Baik, Kita Tidak Perlu Bicara Pilpres Lagi...

Whats New
Paylater BCA Punya 89.000 Nasabah sampai Kuartal I-2024

Paylater BCA Punya 89.000 Nasabah sampai Kuartal I-2024

Whats New
Hadapi Tantangan Bisnis, Bank DKI Terus Kembangkan Produk Digital

Hadapi Tantangan Bisnis, Bank DKI Terus Kembangkan Produk Digital

Whats New
Kemendag Mulai Lakukan Evaluasi Rencana Kenaikan Harga MinyaKita

Kemendag Mulai Lakukan Evaluasi Rencana Kenaikan Harga MinyaKita

Whats New
Simak Daftar 10 'Smart City' Teratas di Dunia

Simak Daftar 10 "Smart City" Teratas di Dunia

Whats New
Kuartal I-2024, Laba Bersih BCA Naik 11,7 Persen Jadi Rp 12,9 Triliun

Kuartal I-2024, Laba Bersih BCA Naik 11,7 Persen Jadi Rp 12,9 Triliun

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com