PSBB Jakarta Diperketat, Tanggapan Pengusaha hingga Bos Lion Air

Kompas.com - 11/09/2020, 07:07 WIB
Warga saat mengangkat peti jenazah dari mushola ke mobil ambulans di Jalan Tanjung Selor, Grogol, Jakarta Barat, Senin (24/8/2020). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan untuk kembali memperpanjang pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang keempat kalinya terhitung mulai Jumat (14/8/2020) sampai 27 Agustus 2020. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGWarga saat mengangkat peti jenazah dari mushola ke mobil ambulans di Jalan Tanjung Selor, Grogol, Jakarta Barat, Senin (24/8/2020). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan untuk kembali memperpanjang pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang keempat kalinya terhitung mulai Jumat (14/8/2020) sampai 27 Agustus 2020.

Tak hanya dua sektor ini, kekhawatiran akan diberlakukannya PSBB total di Jakarta juga membuat maskapai penerbangan seperti Lion Air Group cemas. 

Presiden Direktur Lion Air Group, Edward Sirait mengaku khawatir dengan adanya pengetatan PSBB.

Sebab dengan adanya PSBB, menurut dia, membuat kebijakan-kebijakan antar daerah akan saling mempengaruhi. Sehingga hal ini bisa menjadi faktor orang-orang untuk mengurungkan niatnya dalam berpergian.

Baca juga: Bos Lion Air Khawatir PSBB Total Jakarta Berdampak ke Industri Penerbangan

"Terus terang (kekhawatiran) itu pasti. Ini juga kita lagi mengkalkulasi mulai dari kantor sampai dengan kemungkinan perubahan di pasar dan kami melihat dari PSBB yang awal dulu, kebijakan-kebijakan antar daerahnya akan saling mempengaruhi enggak. Itu kan faktor orang melakukan perjalanan atau mengurangi niatnya," katanya.

Dia berharap pengetatan PSBB di Jakarta tak akan mempengaruhi penerbangan ke daerah-daerah lain.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X