Ini Kendala yang Kerap Dihadapi Pelaku Bisnis Mikro dalam Usahanya

Kompas.com - 16/09/2020, 13:17 WIB
Digital Banking Business Product Head Bank BTPN Waasi Sumintaradja (Screnshoot) KOMPAS.com/ELSA CATRIANADigital Banking Business Product Head Bank BTPN Waasi Sumintaradja (Screnshoot)

JAKARTA, KOMPAS.com - Digital Banking Business Product Head Bank BTPN Waasi B.Sumintardja menyatakan selama menjalankan usaha bisnis mikro banyak para pengusaha yang menghadapi kendala.

Kendala-kendala tersebut pun tentu bisa mempengaruhi perkembangan bisnis baik untuk jangka panjang ataupun jangka pendek.

"Kendala ini juga yang menjadi faktor mengapa bisnis mereka stuck atau sulit untuk berkembang," ujarnya saat jumpa pers virtual, Rabu (16/9/2020).

Baca juga: Transaksi Jenius Tembus Rp 2,4 Triliun

Menurutnya, kendala tersebut datang dari 2 faktor yaitu faktor operasional dan faktor finansial.

Untuk kendala yang biasanya muncul dari faktor operasional, biasanya didapati adanya permasalahan dalam manajemen pengeluaran bisnis, insight laporan bisnis, akses ke rantai pasokan yang sulit dan partnership e-wallet.

"Banyak yang mengaku bahwa mereka sulit mengembangkan usahanya lantaran susahnya mendapatkan bahan baku. Belum lagi masalah logistik partnership yang membuat proses distribusi barang sulit untuk dilakukan," ucapnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara, jika dilihat dari faktor finansial biasanya ditemukan masalah seperti tabungan personal dan bisnis yang tercampur, tidak mengalokasikan dana karena ketidakjelasan data dan riwayat yang tidak jelas sehingga data-data untuk cashflow pun menjadi tidak detail.

Baca juga: Program BLT UMKM Akan Diperpanjang, Simak Lagi Syarat dan Cara Daftarnya

"Mereka itu sering sekali menggabungkan tabungan personal dan tabungan bisnis mereka, jadi mereka merasa tabungan bisnis aman padahal itu tabungan pribadi atau sebaliknya. Ketika mereka membeli sesuatu mereka bingung pakai duit mana karena nyampur apalagi catatan transaksi enggak ada dan alhasil mereka enggak tahu omzet usahanya berapa," jelasnya.

Untuk membantu para pelaku usaha bisnis mikro agar bisa mendorong dan mengembangkan usahanya secara berkelanjutan, sudah saatnya para pelaku usaha mengadopsi teknologi digital.

"Kita ada layanan Bisniskit di Jenius, fitur itu bisa membantu para pebisnis mengolah usahanya lebih fokus dan bisa melacak transaksi menjadi semakin mudah lagi," ucapnya.

Dia juga menambahkan melalui layanan atau fitur Bisniskit bisa membantu para pengusaha mikro dalam mencatat pengeluaran secara otomatis, data karyawan hingga mesin kasir.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Risiko Melunasi Utang Lebih Cepat Tanpa Rencana Keuangan

4 Risiko Melunasi Utang Lebih Cepat Tanpa Rencana Keuangan

Spend Smart
Terapkan 5 Hal Ini agar Investasi Tokcer di Masa Pandemi

Terapkan 5 Hal Ini agar Investasi Tokcer di Masa Pandemi

Earn Smart
Apa Itu Kode Referral yang Sering Dipakai untuk Promosi?

Apa Itu Kode Referral yang Sering Dipakai untuk Promosi?

Earn Smart
Pertamina Distribusikan 1.335 Ton Oksigen ke 206 Rumah Sakit

Pertamina Distribusikan 1.335 Ton Oksigen ke 206 Rumah Sakit

Whats New
[TREN LOVE KOMPASIANA] 'Deep Talk' dengan Pasangan | Mengatasi Hubungan Beda Kota hingga Negara

[TREN LOVE KOMPASIANA] "Deep Talk" dengan Pasangan | Mengatasi Hubungan Beda Kota hingga Negara

Rilis
Bambang Brodjonegoro Diangkat Jadi Presiden Komisaris Oligo Infrastruktur

Bambang Brodjonegoro Diangkat Jadi Presiden Komisaris Oligo Infrastruktur

Whats New
Harga Cabai Rawit-Rokok Naik Tipis, BI Prediksi Inflasi Pekan Keempat Juli 0,01 Persen

Harga Cabai Rawit-Rokok Naik Tipis, BI Prediksi Inflasi Pekan Keempat Juli 0,01 Persen

Whats New
Berlaku Besok, Ini Jadwal Terbaru Operasional MRT Jakarta Selama PPKM

Berlaku Besok, Ini Jadwal Terbaru Operasional MRT Jakarta Selama PPKM

Rilis
Indonesia Bikin Laptop Merah Putih, Berapa Besar Kandungan Lokalnya?

Indonesia Bikin Laptop Merah Putih, Berapa Besar Kandungan Lokalnya?

Whats New
Pemerintah Berencana Ganti PPnBM dengan PPN, Apa Bedanya?

Pemerintah Berencana Ganti PPnBM dengan PPN, Apa Bedanya?

Whats New
Sandiaga Uno: Masyarakat Jangan Pilih-pilih Vaksin

Sandiaga Uno: Masyarakat Jangan Pilih-pilih Vaksin

Whats New
BFI Finance Bukukan Laba Bersih Rp 487,4 Miliar Sepanjang Semester I 2021

BFI Finance Bukukan Laba Bersih Rp 487,4 Miliar Sepanjang Semester I 2021

Rilis
Logonya Muncul di Poster Demo Jokowi End Game, Ini Penjelasan ShopeeFood

Logonya Muncul di Poster Demo Jokowi End Game, Ini Penjelasan ShopeeFood

Whats New
[TREN FOODIE KOMPASIANA] Resep Mengolah Daging Kurban: Tengkleng Jeroan dan Roulade | Resep Banana Chocolate Chip Cookies

[TREN FOODIE KOMPASIANA] Resep Mengolah Daging Kurban: Tengkleng Jeroan dan Roulade | Resep Banana Chocolate Chip Cookies

Rilis
Subholding Gas Salurkan Bantuan 50 Tabung Oksigen ke RS UGM Yogyakarta

Subholding Gas Salurkan Bantuan 50 Tabung Oksigen ke RS UGM Yogyakarta

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X