[POPULER MONEY] Heboh FinCEN Files | RI Siap-siap Resesi

Kompas.com - 23/09/2020, 05:43 WIB
Ilustrasi rekening bank. ShutterstockIlustrasi rekening bank.

JAKARTA, KOMPAS.com - Bocoran laporan yang dirilis Financial Crimes Enforcement Network (FinCEN) menyebut terdapat dana aliran janggal baik keluar ataupun masuk ke Indonesia melalui bank-bank besar senilai 504,65 juta dollar AS atau sekitar Rp 7,46 triliun.

Artikel seputar FinCEN Files tersebut menjadi berita terpopuler atau palinh banyak dibaca di kanal Money Kompas.com pada Selasa (22/9/2020).

Selain FinCEN Files, ada juga 4 berita lain yang masuk daftar 5 berita terpopuler. Apa saja berita terpopuler Money? berikut daftarnya:

1. FinCEN Files, Ada 496 Transaksi Janggal di Perbankan Indonesia Senilai Rp 7,46 Triliun

FinCEN Files menyebut ada aliran dana janggal yang melibatkan bank besar di Indonesia. uang yang masuk ke Indonesia senilai 218,49 juta dollar AS, sedangkan uang yang ditransfer ke luar Indonesia mencapai 286,16 juta dollar AS.

Baca juga: DPR Ingin Staf BKPM Dilarang Main TikTok

Dikutip dari laman Konsorsium Internasional Jurnalis Investigasi (ICIJ), Selasa (22/9/2020), terdapat beberapa nama bank pelat merah yang diketahui telah melakukan transfer atas transaksi janggal tersebut.

Secara keseluruhan, ada 19 bank yang tercatat telah melakukan transaksi janggal terekam dalam dokumen FinCEN Files terjadi di Indonesia. Total jumlah transaksi tersebut sebanyak 496 transaksi yang terekam sejak Februari 2013 hingga 3 Juli 2017.

Artikel selengkapnya bisa dibaca di sini.

2. Sri Mulyani Proyeksi Ekonomi Kuartal III Minus 2,9 Persen, Siap-siap Resesi

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi pada kuartal III-2020. Bendahara Negara itu mengatakan, pada kuartal III, perekonomian Indonesia akan mengalami kontraksi hingga minus 2,9 persen.

Menurut dia, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III akan berada di kisaran minus 2,9 persen hingga minus 1,1 persen. Angka tersebut lebih dalam jika dibandingkan dengan proyeksi awalnya, yakni sebesar minus 2,1 persen hingga 0 persen.

Bila proyeksi tersebut tepat, maka Indonesia dipastikan akan masuk jadi negara yang mengalami resesi ekonomi. Baca berita selengkapnya di sini.

Baca juga: Duta Petani Ragukan RUU Cipta Kerja Mampu Lindungi Petani

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X