Bangsa Tanpa Pengetahuan Sejarah Akan Jadi Bangsa "Tweede Hands"

Kompas.com - 26/09/2020, 15:56 WIB
Ilustrasi siswa SD ShutterstockIlustrasi siswa SD

Peter Carey, seorang penulis, dosen dan sejarawan beken menurunkan tulisan tentang sejarah berjudul “Apa Akibatnya Jika Mapel Sejarah Dihapus dari Kurikulum Nasional?”

Tulisan ini, kalau meminjam istilah atau terminologi anak anak jaman now, disebut sebagai tulisan yang “keren banget”.

Dalam tulisan itu, antara lain Peter Carey berkisah tentang sebuah catatan sejarah, bahwa betapa Sutan Sjahrir, berhasil menceritakan tentang sejarah Indonesia sebagai bangsa di forum Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa pada tanggal 14 Agustus 1947.

Pidato yang membuat sejarah bangsa Indonesia menjadi sebuah bangsa yang dapat mempertahankan kemerdekaannya di forum internasional.

Baca juga: Menilik Besaran Anggaran Pendidikan di 2 Periode Jokowi

 

Pidato bersejarah dari Sutan Sjahrir juga bisa dilihat sebagai inisiatif diplomatik yang paling menentukan pada zaman Revolusi Indonesia (1945-1949).

Tweede hands

Intinya tulisan Peter Carey menuangkan tentang betapa pentingnya posisi pelajaran sejarah dalam Kurikulum Nasional, dengan penekanan: “Apabila orang Indonesia tidak tahu-menahu sejarah sendiri, mereka akan menjadi bangsa “tweede hands”- sebagai bangsa “tangan kedua”. (Tirto.id – 22 September 2020)

Dalam bahasa Belanda tweede hands sering di gunakan untuk padanan kata “barang bekas” atau “bekas pakai”.

Polemik tentang mata pelajaran sejarah yang katanya akan lenyap dari kurikulum sekolah sudah selesai dengan dijawabnya topik panas itu langsung oleh Menteri Pendidikan.

Saya tidak akan membahas tentang pelajaran sejarah di sekolah akan tetapi ingin menyoroti sedikit tentang metoda belajar di sekolah yang saya alami. Sejauh ini pendidikan kita menganut metoda yang satu arah, dan guru berperan sangat dominan dalam pelajaran di kelas.

Anak murid lebih banyak mendengar saja apa yang diuraikan oleh sang guru, jarang sekali, hampir tidak ada sesi tanya jawab atau pola interaktif.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X