Bio Farma Ajukan Proposal Rp 1 Triliun untuk Kembangkan Teknologi Vaksin

Kompas.com - 05/10/2020, 16:43 WIB
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Do. Shutterstock) Ilustrasi vaksin Covid-19. (Do. Shutterstock)

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir mengatakan pihaknya telah mengajukan proposal pengembangan teknologi untuk pembuatan vaksin Covid-19 kepada pemerintah.

"Untuk pengembangan teknologi vaksin kami membutuhkan Rp 1 triliun," ujarnya kepada Komisi VI DPR RI saat mengikuti rapat dengar pendapat (RDP) secara fisik di Jakarta, Senin (5/10/2020).

Pengembangan teknologi dibutuhkan untuk mempercepat pembuatan vaksin, termasuk vaksin Covid-19. Sebab, Bio Farma ingin meniru negara-negara lain yang cepat memproduksi vaksin dengan teknologi baru.

Baca juga: Sempat Dihantam Pandemi, Kini Penjual Sayur dan Es Krim Ini Bisa Panen Cuan

"Kami di Bio Farma mencoba melengkapi kemampuan teknologi terhadap vaksin. Karena dengan pandemi ini banyak sekali bermunculan teknologi baru yang memang memberikan terobosan dari sisi produksi vaksin," kata dia.

Honesti mengatakan, selama ini pembuatan vaksin membutuhkan waktu 10-15 tahun. Namun dengan adanya pandemi Covid-19, seluruh negara termasuk Indonesia berupaya membuat vaksin hanya kurang dari 2 tahun.

Atas dasar itulah, Bio Farma menilai dibutuhkan teknologi tambahan untuk membuat vaksin.

"Masalahnya memang bagaimana percepatan kami bisa mengadaptasi teknologi ini," ucap dia.

Lebih lanjut, Honesti mengatakan pemberian vaksin Covid-19 di Indonesia akan mencapai 170 juta orang. Dengan demikian ucapnya, dosis vaksin yang dibutuhkan sebanyak 340 juta dosis.

Baca juga: Pemerintah Pastikan RUU Cipta Kerja Disahkan Hari Ini

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X