Kompas.com - 10/10/2020, 15:39 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir dalam webinar yang diselenggarakan Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Islam Indonesia (UII), Sabtu (10/10/2020). (Tangkapan Layar) KOMPAS.com/ELSA CATRIANAMenteri BUMN Erick Thohir dalam webinar yang diselenggarakan Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Islam Indonesia (UII), Sabtu (10/10/2020). (Tangkapan Layar)

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan, pihaknya selalu berkomitmen untuk melakukan segala pembenahan dan tranformasi.

Untuk itu sebut dia, dirinya berkomitmen untuk terus menanamkan semangat kerja kepada kaum muda atau golongan milenial khususnya pada mereka yang sedang menempuh pendidikan di bangku kuliah.

"Saya berpesan ke Anda semua, manfaatkan privilege dengan mengembangkan dan menempa diri di kampus. Anda semua perlu bekali diri dengan baik sebelum akhirnya terjun di dunia kerja," ujarnya dalam webinar yang diselenggarakan Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Islam Indonesia (UII), Sabtu (10/10/2020).

Baca juga: Erick Thohir Angkat Purnawirawan TNI Jadi Komisaris PT INTI

Menurut dia, Kementerian BUMN membuka kesempatan kepada milenial untuk berkarir dan bergabung di perusahaan milik BUMN.

Erick menyebutkan, sudah ada beberapa anak muda yang bergabung dan bahkan mendapatkan posisi yang strategis di perusahaan pelat merah.

Mulai Fajrin Rasyid yang baru berusia 34 tahun, ditarik dari Bukalapak untuk berkontribusi ke perusahan PT Telekomunikasi Indonesia ( Telkom) sebagai Direktur Digital Business.

Lalu ada juga Antonius Reiner Haryanto yang memiliki usia 42 tahun yang saat ini menjabat sebagai Direksi di Pertamedika.

"Ada juga Soleh Ayubi yang berusia 37 tahun sekarang menjabat sebagai Direktur Digital Healthcare Bio Farma. Saat ini kami di BUMN sangat terbuka dan mempercayakan kepada Executive muda dan saat ini banyak kaum muda yang telah menempati posisi strategis sebagai Direksi BUMN," ucapnya.

Di kesempatan yang sama Erick juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia agar tidak terlalu meratapi situasi pandemi Covid-19. Dia mengimbau warga untuk tidak berlarut-larut dengan ratapan dan harus terus menyiapkan strategi agar bisa bangkit pasca masa krisis ini.

"Kita semua perlu memandang pandemi Covid-19 dengan penuh harapan. Tidak berlarut-larut, kita harus berusaha cermat untuk bertahan dalam situasi yang penuh ketidakpastian, tetapi sekaligus pikirkan strategi untuk berbenah dan bertumbuh pasca pandemi ini," katanya.

Dia juga menekankan pentingnya sikap optimisme dan strategis agar bisa memberikan energi positif untuk memulihkan ekonomi nasional.

"Walaupun krisis ekonomi terjadi di seluruh belahan dunia, namun sikap positif menjadi modal penting untuk cepat bangkit," ujar Erick.

Baca juga: Soal Suntikan Rp 22 Triliun ke Jiwasraya, Staf Khusus Erick Thohir: Kita Harus Bertanggung Jawab...



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER MONEY] 10 Aset Kripto Paling Cuan Dalam Sepekan | Bagaimana Sebenarnya Sistem COD di Olshop

[POPULER MONEY] 10 Aset Kripto Paling Cuan Dalam Sepekan | Bagaimana Sebenarnya Sistem COD di Olshop

Whats New
Penarikan Uang di Jabodetabek Selama Lebaran Capai Rp 34,8 Triliun

Penarikan Uang di Jabodetabek Selama Lebaran Capai Rp 34,8 Triliun

Whats New
Larangan Mudik Berakhir, Simak Syarat Keluar Kota Terbaru

Larangan Mudik Berakhir, Simak Syarat Keluar Kota Terbaru

Whats New
[TREN WISATA KOMPASIANA] Macau Bukan Sekadar Tempat Berjudi | Urban Tourism, Tren Global yang Jadi Peluang Lokal | 'Traveling' Hemat ke Jerman Selama Corona

[TREN WISATA KOMPASIANA] Macau Bukan Sekadar Tempat Berjudi | Urban Tourism, Tren Global yang Jadi Peluang Lokal | "Traveling" Hemat ke Jerman Selama Corona

Rilis
Selama Larangan Mudik, Trafik di Bandara Kelolaan AP I Hanya 66.096 Penumpang

Selama Larangan Mudik, Trafik di Bandara Kelolaan AP I Hanya 66.096 Penumpang

Whats New
Mengenalkan Huruf dan Angka kepada Anak Prasekolah | Ini Cara Mengetahui dan Mengasah Bakat Anak Sejak Dini | Menilai dan Merumuskan Definisi Variabel Penelitian

Mengenalkan Huruf dan Angka kepada Anak Prasekolah | Ini Cara Mengetahui dan Mengasah Bakat Anak Sejak Dini | Menilai dan Merumuskan Definisi Variabel Penelitian

Rilis
Mahalnya Iron Dome, Teknologi Israel Penghalau Roket Hamas

Mahalnya Iron Dome, Teknologi Israel Penghalau Roket Hamas

Whats New
Menaker Ida Harap Bulan Syawal Jadi Spirit Baru untuk Tingkatkan Kinerja Para Pegawai

Menaker Ida Harap Bulan Syawal Jadi Spirit Baru untuk Tingkatkan Kinerja Para Pegawai

Rilis
Antisipasi Kerugian Saat Gagal Panen, Mentan Minta Petani Ikut AUTP

Antisipasi Kerugian Saat Gagal Panen, Mentan Minta Petani Ikut AUTP

Rilis
PPKM Mikro Diperpanjang, Tempat Wisata di Zona Merah dan Oranye Harus Tutup

PPKM Mikro Diperpanjang, Tempat Wisata di Zona Merah dan Oranye Harus Tutup

Whats New
Mulai Besok, KRL Kembali Beroperasi hingga Pukul 22.00 WIB

Mulai Besok, KRL Kembali Beroperasi hingga Pukul 22.00 WIB

Whats New
Kartu ATM atau Kartu Kredit Hilang, Ini yang Harus Dilakukan

Kartu ATM atau Kartu Kredit Hilang, Ini yang Harus Dilakukan

Whats New
Larangan Mudik Berakhir, Simak Jadwal KRL Terbaru Mulai Besok

Larangan Mudik Berakhir, Simak Jadwal KRL Terbaru Mulai Besok

Whats New
Syarat Perjalanan Terbaru Setelah Larangan Mudik Berakhir

Syarat Perjalanan Terbaru Setelah Larangan Mudik Berakhir

Whats New
Rencana Kenaikan PPN Belum Dibahas Antar-Kementerian

Rencana Kenaikan PPN Belum Dibahas Antar-Kementerian

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X