Ekonomi China Tumbuh 4,9 Persen pada Kuartal III-2020

Kompas.com - 19/10/2020, 16:44 WIB
Perjalanan wisata secara massal dilarang di beberapa negara, tapi tidak China. AP VIA ABC INDONESIAPerjalanan wisata secara massal dilarang di beberapa negara, tapi tidak China.

HONG KONG, KOMPAS.com - Ekonomi China kembali mengalami pertumbuhan di saat banyak negara terjerumus dalam jurang resesi akibat pandemi Covid-19.

Negara dengan perekonomian terbesar kedua di dunia itu mencatatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 4,9 persen pada kuartal III-2020 dibanding periode yang sama pada tahun lalu.

Realisasi pertumbuhan tersebut lebih tinggi dibanding kuartal sebelumnya, yakni sebesar 3,2 persen, di mana pada saat itu Negeri Tirai Bambu berhasil terhindar dari jurang resesi.

Baca juga: Erick Thohir: 2 Investor dari China dan Korsel Minati Proyek NIkel Senilai Rp 294 Triliun

Kendati demikian, realisasi pertumbuhan ekonomi pada kuartal III-2020 itu masih lebih rendah dibandingkan proyeksi para pelaku pasar, yakni sebesar 5,2 persen.

"Perekonomian China terus menunjukan pemulihan yang cepat sejak kuartal II-2020, dengan perekonomian yang lebih kuat dan tidak terlalu bergantung terhadap stimulus," ujar Ekonom Capital Economics, Evans-Pritchard, dikutip dari CNN, Senin (19/10/2020).

Salah satu faktor utama yang mempercepat pemulihan ekonomi China ialah konsumsi rumah tangga.

Selain itu, sektor ritel juga kembali mengalami pertumbuhan sebesar 0,9 persen dibanding tahun lalu.

Baca juga: Ada Pandemi, Ekspor dan Impor China Tumbuh hingga Pecahkan Rekor

Kedua poin tersebut mengindikasikan semakin banyak masyarakat China yang berani keluar rumah untuk membelanjakan uangnya di toko-toko fisik.

Pada saat negara-negara lain tengah kewalahan menghadapi pandemi Covid-19, pemulihan ekonomi China dinilai cukup cepat.

Setelah kasus pertama Covid-19 muncul, pemerintah China terus fokus menekan angka penyebaran virus tersebut dengan berbagai cara, mulai dari penerapan lockdown hingga kebijakan tracking.

Halaman:


Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apa yang Dimaksud dengan Startup?

Apa yang Dimaksud dengan Startup?

Whats New
Apa Saja yang Termasuk UMKM?

Apa Saja yang Termasuk UMKM?

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Screen Time: Positif atau Negatif untuk Anak? | 4 Kiat Hadapi Kecanduan Gawai pada Anak Usia Dini | Jangan Ada Gawai di Antara Kita

[KURASI KOMPASIANA] Screen Time: Positif atau Negatif untuk Anak? | 4 Kiat Hadapi Kecanduan Gawai pada Anak Usia Dini | Jangan Ada Gawai di Antara Kita

Rilis
10 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Membeli Aset Kripto

10 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Membeli Aset Kripto

Spend Smart
Peringati Hari Perawat Sedunia, Waketum Kadin: Jasamu Sungguh Besar

Peringati Hari Perawat Sedunia, Waketum Kadin: Jasamu Sungguh Besar

Whats New
Kontrol Arus Balik Lebaran, Ini Titik Penyekatan dan Rapid Test Antigen Acak

Kontrol Arus Balik Lebaran, Ini Titik Penyekatan dan Rapid Test Antigen Acak

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Cicipi 3 Hidangan Lebaran Anti-Mainstream dari Berbagai Daerah Nusantara

[KURASI KOMPASIANA] Cicipi 3 Hidangan Lebaran Anti-Mainstream dari Berbagai Daerah Nusantara

Rilis
Larangan Mudik Lebaran, Staycation Sepi Peminat

Larangan Mudik Lebaran, Staycation Sepi Peminat

Whats New
Meski Ada Larangan Mudik, Pemerintah Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Tembus 7 Persen di Kuartal II-2021

Meski Ada Larangan Mudik, Pemerintah Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Tembus 7 Persen di Kuartal II-2021

Whats New
Buruh Sindir Pemerintah Soal Masuknya TKA saat Lebaran: Hilang Kegarangan Para Pejabat

Buruh Sindir Pemerintah Soal Masuknya TKA saat Lebaran: Hilang Kegarangan Para Pejabat

Rilis
Bantu Peternak Layer di Blitar dan Kendal, Kementan Fasilitasi Biaya Distribusi Jagung

Bantu Peternak Layer di Blitar dan Kendal, Kementan Fasilitasi Biaya Distribusi Jagung

Rilis
Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, Pemudik di 2 Pelabuhan ini Wajib Rapid Test Antigen

Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, Pemudik di 2 Pelabuhan ini Wajib Rapid Test Antigen

Whats New
[POPULER DI KOMPASIANA] Tren Hampers Lebaran | Resep Opor Ayam dan Rendang Daging Sapi | Hidangan Kue Lebaran

[POPULER DI KOMPASIANA] Tren Hampers Lebaran | Resep Opor Ayam dan Rendang Daging Sapi | Hidangan Kue Lebaran

Rilis
Jakarta Dinobatkan Kota Paling Terdampak Bahaya Lingkungan, Ini Saran Susi Pudjiastuti

Jakarta Dinobatkan Kota Paling Terdampak Bahaya Lingkungan, Ini Saran Susi Pudjiastuti

Whats New
Realisasikan Janji Presiden Jokowi, Kementan Salurkan Bantuan Hand Tractor ke Sumba Tengah

Realisasikan Janji Presiden Jokowi, Kementan Salurkan Bantuan Hand Tractor ke Sumba Tengah

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X