Menperin Nilai Penyerapan Tenaga Kerja di Industri Sagu Masih Rendah

Kompas.com - 20/10/2020, 19:22 WIB
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Dokumentasi Humas Kementerian PerindustrianMenteri Perindustrian Agus Gumiwang

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menilai penyerapan tenaga kerja di industri sagu masih sangat rendah.

Hal tersebut disampaikan Menperin saat memberikan sambutan pada acara Pekan Sagu Nasional (PSN) yang ditayangkan secara daring, Selasa (20/10/2020).

"Penyerapan tenaga kerja pada yang disampaikan juga masih sangat rendah 280.000 kepala keluarga, ujarnya.

Baca juga: Pemerintah Pesan 27 Juta Masker Buatan UMKM

"Coba bisa dibayangkan kalau kita mendorong saja pemanfaatan lahan sagu yang ada di tanah Papua dari 5 persen rata-rata bisa menjadi 15 persen saja, bisa dibayangkan betapa besar dari penyerapan tenaga kerja yang bisa kita manfaatkan di sana," sambung dia.

Menperin mengatakan, sagu banyak manfaatnya karena bisa diolah menjadi beragam produk. Misalnya campuran untuk bahan etanol, bahan bakar energi dan fruktosa.

Sayangnya kara Agus, hanya segelintir orang yang memanfaatkan tanaman sagu. Padahal menurut dia, potensi pengembangan tanaman sagu begitu besar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Bisa dibayangkan betapa besarnya potensi ketika kita hendak mengembangkan down stream dari produk sagu ini sendiri," kata dia.

Baca juga: Menperin Sebut Peningkatan Pengolahan Sagu Jadi Program Prioritas



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aturan Terbaru Naik Kereta, Penumpang KA Lokal Tak Wajib Kartu Vaksin

Aturan Terbaru Naik Kereta, Penumpang KA Lokal Tak Wajib Kartu Vaksin

Whats New
Soal Bank Syariah Kejam, Ini Klarifikasi Jusuf Hamka

Soal Bank Syariah Kejam, Ini Klarifikasi Jusuf Hamka

Whats New
Pemerintah Bakal Permudah Impor Oksigen dan Obat di Wilayah Perbatasan

Pemerintah Bakal Permudah Impor Oksigen dan Obat di Wilayah Perbatasan

Whats New
[POPULER MONEY] Keputusan soal PPKM Level 4 | Tanggapan MUI soal Bank Syariah Melakukan Pemerasan

[POPULER MONEY] Keputusan soal PPKM Level 4 | Tanggapan MUI soal Bank Syariah Melakukan Pemerasan

Whats New
PPKM Level 4 Berlanjut, Pemerintah Bakal Tingkatkan Testing di 7 Wilayah Jawa-Bali

PPKM Level 4 Berlanjut, Pemerintah Bakal Tingkatkan Testing di 7 Wilayah Jawa-Bali

Whats New
Simak, Ini Ketentuan Operasional Industri hingga Warteg di Wilayah PPKM Level 3

Simak, Ini Ketentuan Operasional Industri hingga Warteg di Wilayah PPKM Level 3

Whats New
PPKM Level 4 Diperpanjang, Luhut Ancam Sanksi Bagi Pelanggar Aturan

PPKM Level 4 Diperpanjang, Luhut Ancam Sanksi Bagi Pelanggar Aturan

Whats New
Daftar 33 Daerah yang Turun Status Jadi PPKM Level 3

Daftar 33 Daerah yang Turun Status Jadi PPKM Level 3

Whats New
Pemerintah Bebaskan Pajak Sewa Toko di Mal Per Juni-Agustus 2021

Pemerintah Bebaskan Pajak Sewa Toko di Mal Per Juni-Agustus 2021

Whats New
Pernyataan Lengkap Jokowi Soal PPKM Level 4 Diperpanjang Hingga 2 Agustus 2021

Pernyataan Lengkap Jokowi Soal PPKM Level 4 Diperpanjang Hingga 2 Agustus 2021

Whats New
PPKM Level 4 Diperpanjang Sampai 2 Agustus, Ini Aturan Lengkapnya

PPKM Level 4 Diperpanjang Sampai 2 Agustus, Ini Aturan Lengkapnya

Whats New
Simak Aturan Lengkap PPKM Level 4 Jakarta

Simak Aturan Lengkap PPKM Level 4 Jakarta

Whats New
PPKM Level 4 Diperpanjang, Ini Daftar Usaha Kecil yang Dapat Pelonggaran

PPKM Level 4 Diperpanjang, Ini Daftar Usaha Kecil yang Dapat Pelonggaran

Whats New
PPKM Level 4 Artinya Apa? Simak Penjelasan Aturannya

PPKM Level 4 Artinya Apa? Simak Penjelasan Aturannya

Whats New
Risma: Bansos Tidak Bisa Terus-menerus, Pemerintah Punya Keterbatasan

Risma: Bansos Tidak Bisa Terus-menerus, Pemerintah Punya Keterbatasan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X