Menperin Sebut Peningkatan Pengolahan Sagu Jadi Program Prioritas

Kompas.com - 20/10/2020, 18:45 WIB
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita ketika melakukan rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI, di Jakarta, Kamis (27/8/2020). Dokumentasi Humas Kementerian PerindustrianMenteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita ketika melakukan rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI, di Jakarta, Kamis (27/8/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan peningkatan pengolahan sagu nasional merupakan salah satu program prioritas pemerintah.

Hal tersebut dianggap penting karena sagu dinilai sebagai bagian strategis bagi ketahanan pangan nasional. Sagu juga dinilai bisa menjadi pangan pengganti beras.

"Sejalan dengan kebijakan bapak Presiden dalam melakukan pembangunan Indonesia melalui wilayah pinggiran dimana 50,33 persen total luas tanaman sagu Indonesia berada di tanah Papua," ujarnya saat memberikan sambutan pada acara Pekan Sagu Nasional (PSN) yang ditayangkan secara daring, Selasa (20/10/2020).

Baca juga: Kementan: Sagu Punya Potensi untuk Ditanam hingga 5,5 Juta Hektar

Menperin bilang, program sagu tersebut telah masuk jadi program prioritas Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) sepanjang periode 2020-2024.

Lebih lanjut kata Agus, hilirisasi produk sagu diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah bagi masyarakat dan juga bagi bangsa.

Tak hanya itu, hilirisasi sagu juga diharapkan mampu menyerap tenaga kerja serta peningkatan potensi pajak dan menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD), sehingga meningkatkan pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Meski begitu, Menperin mengungkapkan pengembangan industri sagu masih memiliki kendala karena berada di wilayah atau daerah yang sulit dijangkau. Oleh sebab itu, dibutuhkan pembangunan infrastruktur yang memadai agar mampu menjangkau area tersebut.

"Oleh karena itu, kami mengharapkan instansi terkait seperti Kementerian Desa PDTT, kementerian PUPR serta Kementerian ESDM dapat memberikan perhatian khusus dalam perbaikan infrastruktur agar industri sagu dapat berkembang dengan cepat di sentra-sentra penghasil sagu nasional," ujarnya.

Baca juga: Ekonom: Inklusi Keuangan Bukan Cuma Soal Punya Rekening, tapi Akses Kreditnya...

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.