Kompas.com - 21/10/2020, 18:39 WIB
jumpa pers asuransi Generali virtual, Rabu (21/10/2020). (Tangkapan Layar) KOMPAS.com/ELSA CATRIANAjumpa pers asuransi Generali virtual, Rabu (21/10/2020). (Tangkapan Layar)

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia (Generali) meluncurkan produk berbasis unit link GenSMART dan aplikasi digital iPropose.

Chief Executive Officer Generali Indonesia Edy Tuhirman mengatakan, produk ini merupakan menjawab kebutuhan masyarakat akan layanan asuransi di tengah pandemi.

"Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat untuk bisa menjangkau produk asuransi yang dibutuhkan. Melihat kebutuhan tersebut lah kami berinisiatif untuk meluncurkan layanan ini," ujarnya saat jumpa pers virtual, Rabu (21/10/2020).

GenSMART sebut dia, dirancang untuk para nasabah ataupun masyarakat yang saat ini sudah memiliki polis asuransi unit link dan ingin meningkatkan nilai proteksi yang dimilikinya.

Baca juga: Masa Pandemi, Prudential Pasarkan Unit Link lewat Kanal Digital

Produk ini memiliki 3 fitur yang unik. Pertama SMART Start, dengan fitur ini nasabah bisa mengalokasikan dana investasi yang lebih besar, di periode awal polis berjalan, sehingga nilai investasi yang terbentuk lebih optimal dan proteksi lebih terjaga.

Kemudian SMART Allocation,  nasabah bisa menambahkan investasinya sampai dengan 8 persen setiap tahunnya dari premi yang telah dibayarkan, dan nilai investasi yang terbentuk terus meningkat.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sementara fitur SMART Future ini ditujukan untuk memberikan manfaat tunai sampai dengan 100 persen dari Uang Pertanggungan (UP) yang bisa nasabah dapatkan saat mencapai usia 85 tahun. Sehingga nasabah bisa tetap memiliki dana yang cukup untuk menjalani masa tua sesuai dengan harapan," jelasnya.

Selain itu, Edy juga bilang, produk ini telah dilengkapi dengan manfaat tambahan seperti kesehatan dan penyakit kritis yang tentunya sangat penting untuk dimiliki nasabah di masa pandemi.

Di tengah iklim investasi yang tidak menentu ini, produk GenSMART juga dapat dilengkapi dengan RoboARMS yang bekerja layaknya robot asisten pintar yang mengelola investasi yang ada di dalam produk unit link sesuai dengan kondisi pasar, serta melakukan serangkaian langkah adaptif secara 24 jam.

"Jadi dengan RoboARMS ini, investasi kita yang mengatur adalah robot. Kita tinggal memilih apa yang kita inginkan dan biarkan robot yang mengaturnya," ungkapnya.

Dia menambahkan, sejak diluncurkan Januari 2019 yang lalu, RoboARMS telah memberikan hasil yang memuaskan dan memberikan rasa nyaman bagi nasabah. Khususnya bagi nasabah yang sibuk dan tidak mempunyai waktu yang cukup banyak dalam mengelola produk asuransinya.

Sementara iPropose menurut dia, merupakan layanan yang membantu nasabah untuk konsultasi finansial dengan tenaga pemasar Generali dan mengidentifikasi serta memilih kebutuhan proteksi.

Dia menyebutkan, melalui aplikasi ini, nasabah bisa menjangkau lebih dari 11.000 tenaga pemasar profesional Generali yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia dan bisa memiliki produk asuransi sesuai dengan tujuan dan keinginannya, baik untuk meningkatkan proteksi melalui produk GenSMART maupun berbagai produk-produk Generali lainnya.

" Semua ini dilakukan hanya dengan menggunakan ponsel dalam waktu yang singkat, kapan saja dimana saja. Peluncuran GenSMART dan iPropose ini adalah bagian dari inovasi kami untuk terus membantu nasabah dan mendampingi di berbagai situasi, khususnya di situasi pandemi Covid -19 saat ini," ucap dia.

Baca juga: Meski Ada Pandemi, Generali Catat Pertumbuhan Premi 10 Persen



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

ICAEW Proyeksi Ekonomi RI Tumbuh 4,7 Persen pada 2021

ICAEW Proyeksi Ekonomi RI Tumbuh 4,7 Persen pada 2021

Whats New
Kasus Covid-19 Melonjak, PNS Dilarang Cuti Saat Libur Nasional

Kasus Covid-19 Melonjak, PNS Dilarang Cuti Saat Libur Nasional

Whats New
Sedang Cari Lowongan Pekerjaan? Segera Kunjungi Digital Career Expo 2021

Sedang Cari Lowongan Pekerjaan? Segera Kunjungi Digital Career Expo 2021

Rilis
Libur Nasional dan Cuti Bersama 2021 Direvisi Lagi, Apa Saja Yang Diganti ?

Libur Nasional dan Cuti Bersama 2021 Direvisi Lagi, Apa Saja Yang Diganti ?

Whats New
Pertamina Group Buka Lowongan Kerja, Cek Posisi dan Syaratnya

Pertamina Group Buka Lowongan Kerja, Cek Posisi dan Syaratnya

Work Smart
Kemnaker Gagalkan Pengiriman 11 Pekerja Migran Ilegal

Kemnaker Gagalkan Pengiriman 11 Pekerja Migran Ilegal

Rilis
Menaker Sebut Upah Buruh Turun 5,2 Persen Selama Pandemi Covid-19

Menaker Sebut Upah Buruh Turun 5,2 Persen Selama Pandemi Covid-19

Whats New
Bangun PLTA di Sumbar, PLN Dapat Dana Hiba Rp 20,55 dari Perancis

Bangun PLTA di Sumbar, PLN Dapat Dana Hiba Rp 20,55 dari Perancis

Whats New
Lelang Aset Asabri dan Jiwasraya, DJKN: Target Dapat Hasil Setinggi-tingginya

Lelang Aset Asabri dan Jiwasraya, DJKN: Target Dapat Hasil Setinggi-tingginya

Whats New
Kemenhub Mediasi Penyelesaian Santunan Pelaut RI yang Meninggal di Singapura

Kemenhub Mediasi Penyelesaian Santunan Pelaut RI yang Meninggal di Singapura

Whats New
Kapan Moge dan Brompton Selundupan Mantan Dirut Garuda Dilelang? Ini Kata DJKN

Kapan Moge dan Brompton Selundupan Mantan Dirut Garuda Dilelang? Ini Kata DJKN

Whats New
[TREN TEKNOLOGI KOMPASIANA] Perawatan Spooring dan Balancing | Masyarakat Jepang Ogah Gunakan Kendaraan Pribadi

[TREN TEKNOLOGI KOMPASIANA] Perawatan Spooring dan Balancing | Masyarakat Jepang Ogah Gunakan Kendaraan Pribadi

Rilis
IHSG Anjlok 1 Persen di Akhir Pekan, Rupiah Ikut Melemah

IHSG Anjlok 1 Persen di Akhir Pekan, Rupiah Ikut Melemah

Whats New
Saham Unilever Indonesia Anjlok 30,95 Persen sejak Awal Tahun, Ini Pemicunya

Saham Unilever Indonesia Anjlok 30,95 Persen sejak Awal Tahun, Ini Pemicunya

Whats New
Banyak Penipuan Lelang, Ini Ciri-cirinya

Banyak Penipuan Lelang, Ini Ciri-cirinya

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X