Kompas.com - 02/11/2020, 11:34 WIB
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto ketika memberi paparan kinerja ekspor impor di Jakarta, Jumat (15/11/2019). KOMPAS.COM/MUTIA FAUZIAKepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto ketika memberi paparan kinerja ekspor impor di Jakarta, Jumat (15/11/2019).
Penulis Mutia Fauzia
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, terjadi inflasi 0,07 persen pada Oktober 2020, berdasarkan hasil pemantauan BPS di 90 kota inflasi.

Dengan begitu, tingkat inflasi tahun kalender menjadi 0,95 persen (year to date/ytd) dan 1,44 persen secara tahunan (year on year/yoy).

"Perkembangan harga berbagai komoditas pada Oktober 2020 secara umum menunjukkan adanya kenaikan," kata Kepala BPS Suhariyanto dalam konferensi video, Senin (2/11/2020).

Suhariyanto menjelaskan, dari 90 kota IHK ada 66 kota yang mengalami inflasi dan 24 kota mengalami deflasi.

Baca juga: Sri Mulyani Minta PLN Gunakan PMN untuk Pengembangan Energi Terbarukan

Inflasi tertinggi terjadi di Sibolga dengan tingkat inflasi sebesar 1,04 persen dan terendah terjadi di Jakarta, Cirebon, Bekasi, dan Jember dengan tingkat inflasi sebesar 0,01 persen.

Sebaliknya, deflasi tertinggi terjadi di Manokwari dengan tingkat deflasi sebesar 1,81 persen dan terendah di Surabaya sebesar 0,02 persen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Yang menyebabkan deflasi tertinggi di Manokwari adalah turunnya tarif angkutan udara yang memberi andil (terhadap deflasi) sebesar 0,80 persen," ujar Suhariyanto.

Berdasarkan kelompok pengeluaran, terdapat enam kelompok pengeluaran yang mengalami inflasi sementara lima lainnya alami deflasi.

Kelompok pengeluaran yang alami inflasi yakni kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 0,29 persen. Selain itu penyedia makanan, minuman, dan restoran sebesar 0,19 persen, dan kesehatan sebesar 0,15 persen.

"Sementara deflasi terjadi pada perumahan, perlengkapan, pemeliharaan rutin rumah tangga, transportasi, informasi dan komunikasi, serta jasa lainnya," ujar Suhariyanto.

Baca juga: Mendag Yakin Indonesia Punya Peluang Jadi Pusat Produsen Halal Dunia

Dia pun merinci, komoditas yang memberikan andil dominan terhadap inflasi adalah cabe merah dengan andil inflasi sebesar 0,09 persen, bawang merah sebesar 0,02 persen, serta minyak goreng sebesar 0,09 persen.

Sebaliknya, penurunan harga terjadi terhadap beberapa komoditas yang menyumbang deflasi antara lain telur ayam ras dengan andil deflasi sebesar 0,02 persen, daging ayam ras dan beberapa jenis buah-buahan memberikan andil deflasi sebesar 0,01 persen.

Sementara berdasarkan komponen inflasi sebagian besar disumbangkan oleh harga bergejolak atau volatile price dengan inflasi sebesar 0,4 persen dan sumbangan sebesar 0,07 persen. Sedangkan inflasi inti sebesar 0,04 persen dengan sumbangan ke inflasi sebesar 0,03 persen. Sementara untuk harga-harga yang diatur pemerintah alami deflasi 0,15 persen dan andil terhadap deflasi sebesar 0,03 persen.

"Ini karena penurunan tarif angkutan udara dan penurunan tarif listrik di mana andil terhadap deflasi untuk tarif listrik sebesar 0,01 persen," ujar Suhariyanto.

Baca juga: Sebelum Tukar Valas, Cek Kurs Rupiah di 5 Bank



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

1.920 Agen Prudential Masuk dalam Anggota MDRT, Apa Itu?

1.920 Agen Prudential Masuk dalam Anggota MDRT, Apa Itu?

Whats New
Kredivo Umumkan Rencana Merger dan IPO, Berapa Valuasinya?

Kredivo Umumkan Rencana Merger dan IPO, Berapa Valuasinya?

Rilis
Penyaluran BPUM Tahap 2 Dipercepat, Targetkan 3 Juta Penerima di Akhir Agustus 2021

Penyaluran BPUM Tahap 2 Dipercepat, Targetkan 3 Juta Penerima di Akhir Agustus 2021

Whats New
Watsons Tebar Diskon Hingga 70 Persen, Mulai 6–12 Agustus 2021

Watsons Tebar Diskon Hingga 70 Persen, Mulai 6–12 Agustus 2021

Spend Smart
Lindungi UMKM Lokal, Lazada Tutup Keran Impor Produk Fashion Hingga Kuliner

Lindungi UMKM Lokal, Lazada Tutup Keran Impor Produk Fashion Hingga Kuliner

Whats New
Mengapa Hasil Seleksi Administrasi CPNS 2021 Kemendibud Ristek Belum Diumumkan?

Mengapa Hasil Seleksi Administrasi CPNS 2021 Kemendibud Ristek Belum Diumumkan?

Work Smart
FIFGroup Telah Salurkan Bantuan Sembako Senilai Rp 23,8 Miliar Selama Pandemi Covid-19

FIFGroup Telah Salurkan Bantuan Sembako Senilai Rp 23,8 Miliar Selama Pandemi Covid-19

Rilis
 Bagaimana Cara Mencairkan Bilyet Giro?

Bagaimana Cara Mencairkan Bilyet Giro?

Whats New
Sambut BI-Fast, Anabatic Siapkan Digital Xformation Platform

Sambut BI-Fast, Anabatic Siapkan Digital Xformation Platform

Whats New
Kemendikbud Ristek Sebut Anggaran Rp 3,7 Triliun Tak Hanya untuk Laptop

Kemendikbud Ristek Sebut Anggaran Rp 3,7 Triliun Tak Hanya untuk Laptop

Whats New
Pemanfaatan Fitur Wakaf pada Produk Asuransi Syariah Masih Rendah

Pemanfaatan Fitur Wakaf pada Produk Asuransi Syariah Masih Rendah

Whats New
Erick Thohir: Pertamina Punya Kapabilitas Jadi Perusahaan Besar Dunia

Erick Thohir: Pertamina Punya Kapabilitas Jadi Perusahaan Besar Dunia

Whats New
Pemerintah Gelontorkan Anggaran PEN Rp 305,50 Triliun untuk Penanganan Covid-19

Pemerintah Gelontorkan Anggaran PEN Rp 305,50 Triliun untuk Penanganan Covid-19

Whats New
Kabar Gembira, Sri Mulyani Bebaskan Pajak Sewa Toko di Pasar dan Mal hingga Oktober 2021

Kabar Gembira, Sri Mulyani Bebaskan Pajak Sewa Toko di Pasar dan Mal hingga Oktober 2021

Whats New
Cara TaniHub Group Menjaga Kualitas Pelayanan di Tengah Pandemi Covid-19

Cara TaniHub Group Menjaga Kualitas Pelayanan di Tengah Pandemi Covid-19

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X