Pemerintah Yakin Ekonomi Indonesia Bisa Tumbuh 5 Persen pada 2021

Kompas.com - 05/11/2020, 20:13 WIB
Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa memberikan pemaparan dalam acara Peluncuran Kertas Kebijakan Mengatasi Dampak Pandemi Terhadap Ibu dan Anak Rentan secara virtual, Senin (28/9/2020) Dokumentasi Humas BappenasMenteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa memberikan pemaparan dalam acara Peluncuran Kertas Kebijakan Mengatasi Dampak Pandemi Terhadap Ibu dan Anak Rentan secara virtual, Senin (28/9/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa meyakini ekonomi Indonesia bisa tumbuh di kisaran 5 persen pada 2021, meski ekonomi Indonesia resesi pada kuartal III-2020.

“Pertumbuhan saya kira kami tetap optimisme di kisaran 5 persen (di 2021), mudah-mudahan bisa kita capai,” ujar dalam konferensi pers secara virtual, Kamis (5/11/2020).

Optimisme tersebut, kata Suharso, nampak dari kontraksi ekonomi yang kian mengecil di kuartal III-2020 dari kuartal sebelumnya. Di sisi lain dilihat secara kuartalan yakni dari kuartal II-2020 ke kuartal III-2020, ekonomi Indonesia tercatat tumbuh 5,05 persen.

“Maka mudah-mudahan bisa menutup akhir tahun dengan tingkat pertumbuhan ekonomi setidaknya bisa mendekati atau sedikit diatas nol persen,” kata Suharso.

Baca juga: BRI Syariah Pangkas 2 Komisaris

Ia memastikan, pemerintah akan terus berupaya mendorong perbaikan ekonomi sehingga tren positif ini bisa belanjut hingga tahun depan. Berbagai kebijakan pun telah disiapkan melalui program pemulihan ekonomi nasional (PEN) dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2021.

“Mudah-mudahan tren ini akan berlanjut karena kami sudah mengantisipasi perkembangan 2021 di dalam APBN. Bahkan menghendaki semua yang bisa diluncurkan di 2021 bisa diselesaikan seluruhnya pada proses administrasi bulan November-Desember ini,” kata dia.

“Sehingga dengan demikian belanja pemerintah akan jadi prime mover atau lokomitif, dan dengan dmeikian bisa mengangkat konsumsi masyarakat,” tutup Suharso.

Baca juga: Pertumbuhan Ekonomi Negatif 3,49 Persen, Kepala Bappenas: Setidaknya Ada Kemajuan



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Teken MoU dengan BPH Migas, Telkom Berkomitmen Jadi Digital Telco Company

Teken MoU dengan BPH Migas, Telkom Berkomitmen Jadi Digital Telco Company

Rilis
Sudah Punya Akun Prakerja? Klik “Gabung” Gelombang 13, Ini Panduannya

Sudah Punya Akun Prakerja? Klik “Gabung” Gelombang 13, Ini Panduannya

Whats New
BRI Ungkap 4 Tantangan Adopsi AI di Dalam Negeri

BRI Ungkap 4 Tantangan Adopsi AI di Dalam Negeri

Whats New
Bersama PT KITB, Telkom Bangun Smart Industrial Estate Grand Batang City

Bersama PT KITB, Telkom Bangun Smart Industrial Estate Grand Batang City

Rilis
Harga Emas Antam Turun Rp 5.000, Simak Daftar Lengkapnya

Harga Emas Antam Turun Rp 5.000, Simak Daftar Lengkapnya

Whats New
Saham Bank Kecil Melonjak Terus Dalam Beberapa Hari Hingga Disuspensi, Ada Apa ?

Saham Bank Kecil Melonjak Terus Dalam Beberapa Hari Hingga Disuspensi, Ada Apa ?

Whats New
Formasi Guru dan Nakes Terbanyak, Ini Tahapan Seleksi CPNS 2021

Formasi Guru dan Nakes Terbanyak, Ini Tahapan Seleksi CPNS 2021

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Kriteria Jadikan Teman sebagai Rekan Bisnis | Uang Tak Kenal Teman | Berbisnis dengan Teman Nongkrong

[KURASI KOMPASIANA] Kriteria Jadikan Teman sebagai Rekan Bisnis | Uang Tak Kenal Teman | Berbisnis dengan Teman Nongkrong

Rilis
IHSG Pagi Ini Melaju di Zona Merah, Bagaimana dengan Rupiah ?

IHSG Pagi Ini Melaju di Zona Merah, Bagaimana dengan Rupiah ?

Whats New
Sahamnya Disuspensi Bursa Berhari-hari, Ini Penjelasan FORU

Sahamnya Disuspensi Bursa Berhari-hari, Ini Penjelasan FORU

Whats New
Kabar Gembira, Bank Mandiri Juga Turunkan Bunga Kredit Seluruh Segmen

Kabar Gembira, Bank Mandiri Juga Turunkan Bunga Kredit Seluruh Segmen

Whats New
LRT dan MRT di 5 Kota Segera Dibangun, Bukan dari APBN atau Utang

LRT dan MRT di 5 Kota Segera Dibangun, Bukan dari APBN atau Utang

Whats New
IHSG Masih Bakal Menguat, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini

IHSG Masih Bakal Menguat, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini

Whats New
Sri Mulyani Jelaskan Kronologi Kasus Suap Pegawai Ditjen Pajak

Sri Mulyani Jelaskan Kronologi Kasus Suap Pegawai Ditjen Pajak

Whats New
Menhub Tawarkan Proyek LRT, MRT, hingga Bandara Didanai LPI

Menhub Tawarkan Proyek LRT, MRT, hingga Bandara Didanai LPI

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X