BI Prediksi Permintaan Pembiayaan Meningkat di Kuartal IV 2020

Kompas.com - 16/11/2020, 18:45 WIB
Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi BI, Onny Widjanarko KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi BI, Onny Widjanarko

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Indonesia (BI) memperkirakan permintaan pembiayaan dari korporasi maupun permintaan kredit dari perbankan akan meningkat di kuartal IV 2020. 

Hal ini tercermin dari hasil survei permintaan pembiayaan.

Ada indikasi pembiayaan dari korporasi meningkat dengan Saldo Bersih Tertimbang tercatat sebesar 15,1 persen pada Oktober 2020.

SBT pada Oktober 2020 itu lebih tinggi dari bulan sebelumnya, yaitu 9 persen.

Baca juga: 8 Bendungan Baru Siap Diresmikan pada Akhir Tahun Ini

"Peningkatan kebutuhan pembiayaan tersebut diindikasi, antara lain terjadi pada sektor Industri Pengolahan, Pertambangan dan Penggalian, serta Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan," kata Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi BI, Onny Widjanarko dalam siaran pers, Senin (16/11/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dari sisi responden, BI melihat terdapat indikasi peningkatan pangsa responden yang berencana melakukan penambahan biaya dalam 3 dan 6 bulan ke depan.

Peningkatan pembiayaan terutama untuk jenis Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan Kredit Kendaraan Bermotor (KKB).

Sementara dari sisi perbankan, penyaluran kredit baru diperkirakan lebih tinggi di kuartal IV 2020 dibandingkan dengan realisasi penyaluran kredit baru pada kuartal III 2020.

Hal tersebut terindikasi dari SBT perkiraan penyaluran kredit baru kuartal IV 2020 sebesar 73,6 persen, yang lebih tinggi dibandingkan SBT perkiraan penyaluran kredit baru kuartal III 2020 sebesar 48,1 persen.

"Prakiraan peningkatan penyaluran kredit baru didukung kebijakan penyaluran kredit yang tidak lebih ketat dibandingkan periode triwulan sebelumnya," sebut Onny.

Sebagai informasi, survei Penawaran dan Permintaan Pembiayaan Perbankan merupakan survei yang dilakukan dalam rangka mendukung Progam Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) akibat pandemi Covid-19.

Baca juga: Kepala BKPM: Jawa Barat Diminati Investor Meski Nilai UMR Lebih Tinggi

Survei ditujukan untuk memperoleh informasi mengenai kebutuhan pembiayaan (sisi demand) maupun penyaluran (sisi supply).

Survei ini dilakukan bulanan kepada korporasi dan rumah tangga dari sisi permintaan serta perbankan dari sisi penawaran dengan cakupan nasional.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.