Cegah Kebocoran Data Antarnegara, Aftech Perlu Gandeng Asosiasi Fintech Luar Negeri

Kompas.com - 16/11/2020, 17:37 WIB
Ilustrasi fintech. ShutterstockIlustrasi fintech.

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Hukum dan Kepatuhan Finpedia, salah satu penyelenggara fintech peer-to-peer lending, Chandra Kusuma meminta Asosiasi Fintech Indonesia (Aftech) menjalin koordinasi dengan asosiasi fintech di luar negeri.

Tujuannya untuk mencegah atau menyelesaikan masalah kebocoran data pribadi dari aktivitas transfer data antarnegara (transnasional).

"Menurut saya ini hal-hal yang perlu diantisipasi, agar ada cross border regulatory benchmarking, di mana Aftech berkolaborasi dengan asosiasi fintech lainnya dari China, Amerika, atau negara lain," kata Chandra dalam acara Fintech Talk Pekan Fintech Nasional 2020 secara virtual, Senin (16/11/2020).

Baca juga: Dalam RUU PDP, Fintech Bisa Kena Sanksi Pidana jika Data Pribadi Bocor

Chandra menuturkan, transfer data antarnegara ini kerap terjadi, mengingat banyak perusahaan fintech di dalam negeri memiliki perusahaan induk (parent company) di luar negeri.

Perusahaan induk tersebut begitu mudah mendapatkan data pribadi pengguna dengan memanfaatkan anak usahanya (subsidiary) yang ada di negara tersebut.

Perusahaan induk bisa mengontrol seluruh sistem untuk bisa mengakses data sehingga data pengguna bisa diagregasi demi kepentingan perusahaan induk, seperti membuat perusahaan baru.

"Nanti dia (perusahaan induk) membuat perusahaan baru, dan memanfaatkan data tadi. Ini bisa dibayangkan jika transnasional data transfer ini tidak ditindaklanjuti atau diantisipasi oleh pihak manajemen risikonya secara menyeluruh. Menurut saya ini perlu pembahasan secara khusus," ucap Chandra.

Faktanya, kata Chandra, banyak perusahaan fintech yang memiliki tim IT mayoritas di luar negeri alias di perusahaan induk.

Hanya segelintir tim IT yang ditaruh di dalam negeri.

Tim IT di luar negeri memiliki akses terhadap server maupun data agar bisa dikelola.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X