Kompas.com - 17/11/2020, 18:19 WIB
Ilustrasi proses pengangkutan pascapanen pada jagung Shutterstock/smart.artIlustrasi proses pengangkutan pascapanen pada jagung

Usulan keempat, meminta peninjauan kembali tarif impor gandum, terigu, tepung tapioka. Serta meminta adanya pengenaan tarif bea masuk untuk impor kedelai dan gandum agar mensubtitusi 5 persen bahan baku dari ubi kayu (singkong) yang dilakukan bertahap.

Kelima, meminta untuk importir kedelai dan tapioka wajib menanamkan dan bermitra dengan petani, sekaligus membeli kedelai dan singkong lokal dalam jumlah tertentu sebagai syarat impor.

Terakhir, agar besaran harga pembelian singkong di tingkat petani diatur dalam bentuk Harga Acuan Pembelian (HAP), seperti HAP kedelai lokal yang sudah diatur di Permendag Nomor 7 Tahun 2020.

Baca juga: Guru Honorer Dapat Subsidi Gaji Rp 1,8 Juta, Kapan Masuk Rekening?

Momon mengatakan, Kementan berharap keenam usulan tersebut bisa masuk dalam Rancangan Peraturan Pemerintah, turunan dari aturan Undang-Undang Cipta Kerja.

"Melalui usulan kebijakan impor beberapa komoditas strategis pertanian, diharapkan tujuan untuk mewujudkan kedaulutan pangan di Indonesia ini bisa dicapai," kata dia.

Berdasarkan data Kementan, terdapat jutaan ton produk pertanian strategis yang diimpor sepanjang Januari-September 2020, seperti impor gandum mencapai 8 juta ton atau senilai 2,1 miliar dollar AS.

Lalu impor kedelai sebanyak 5,7 juta ton senilai 2,2 miliar dollar AS, jagung mencapai 911.000 ton dengan nilai 233 juta dollar AS, singkong atau tapioka sebanyak 136.000 ton dengan nilai 58 juta dollar AS, dan tembakau 85.536 ton dengan nilai 427 juta dollar AS.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Beroperasi Pertengahan 2022, Progress LRT Jabodebek Capai 83,5 Persen

Beroperasi Pertengahan 2022, Progress LRT Jabodebek Capai 83,5 Persen

Whats New
BPUM Cair, Pelaku UMKM Gunakan untuk Beli Bahan Baku

BPUM Cair, Pelaku UMKM Gunakan untuk Beli Bahan Baku

Whats New
Sri Mulyani: Kontribusi Perempuan ke Ekonomi Global Capai 12 Triliun Dollar AS

Sri Mulyani: Kontribusi Perempuan ke Ekonomi Global Capai 12 Triliun Dollar AS

Whats New
Lepas Cysteine ke AS, Mendag Dukung Ekpor Produk Bernilai Tambah Indonesia

Lepas Cysteine ke AS, Mendag Dukung Ekpor Produk Bernilai Tambah Indonesia

Rilis
Arsjad Rasjid: Memahami Industri Nasional Secara Menyeluruh, Kunci Utama Pemulihan Ekonomi Pascapandemi

Arsjad Rasjid: Memahami Industri Nasional Secara Menyeluruh, Kunci Utama Pemulihan Ekonomi Pascapandemi

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Mengapa Perempuan Mesti Merdeka atas Tubuhnya?

[KURASI KOMPASIANA] Mengapa Perempuan Mesti Merdeka atas Tubuhnya?

Rilis
Rincian Harga Emas Antam Mulai dari 0,5 Gram hingga 1 Kg Terbaru

Rincian Harga Emas Antam Mulai dari 0,5 Gram hingga 1 Kg Terbaru

Whats New
Penyaluran Kredit Baru Perbankan Diproyeksi Tumbuh di Kuartal II-2021

Penyaluran Kredit Baru Perbankan Diproyeksi Tumbuh di Kuartal II-2021

Whats New
Tetap Eksis Selama 38 Tahun, Apa Rahasia Sukses Es Teler 77?

Tetap Eksis Selama 38 Tahun, Apa Rahasia Sukses Es Teler 77?

Smartpreneur
Banyak Emiten Menggelar Buyback, Ini Saham-saham yang Dinilai Menarik

Banyak Emiten Menggelar Buyback, Ini Saham-saham yang Dinilai Menarik

Whats New
Tarif Naik, Pesanan Tiket Bus Meningkat Sepekan Jelang Larangan Mudik

Tarif Naik, Pesanan Tiket Bus Meningkat Sepekan Jelang Larangan Mudik

Whats New
Makna Hari Kartini bagi Sri Mulyani: Membuka Kesempatan Perempuan Menikmati Pendidikan Tinggi

Makna Hari Kartini bagi Sri Mulyani: Membuka Kesempatan Perempuan Menikmati Pendidikan Tinggi

Whats New
Ini Strategi Syailendra Capital di Tengah Pasar yang Masih Volatil

Ini Strategi Syailendra Capital di Tengah Pasar yang Masih Volatil

Rilis
[KURASI KOMPASIANA] Momen-momen yang Selalu Dirindukan saat Ramadhan

[KURASI KOMPASIANA] Momen-momen yang Selalu Dirindukan saat Ramadhan

Rilis
Bank OCBC NISP Buka Banyak Lowongan Kerja, Simak Posisi dan Syaratnya

Bank OCBC NISP Buka Banyak Lowongan Kerja, Simak Posisi dan Syaratnya

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X