AirAsia Dapat Peringkat Tertinggi untuk Health Rating Versi Airlinerating

Kompas.com - 25/11/2020, 21:07 WIB
Ilustrasi pesawat milik maskapai penerbangan AirAsia. SHUTTERSTOCK/ZHOU EKAIlustrasi pesawat milik maskapai penerbangan AirAsia.

JAKARTA, KOMPAS.com - AirAsia Group meraih peringkat tertinggi untuk kategori Covid-19 Health Ratings yang diberikan oleh para ahli aviasi di Airlineratings.com.

Peringkat ini diberikan berdasarkan penilaian terhadap penerapan inovasi-inovasi yang membuat penerbangan menjadi lebih lancar, highienis, dan bebas kontak dari sebelumnya.

Penilaian dilakukan berdasarkan tujuh kriteria termasuk informasi prosedur Covid-19, penggunaan masker, perlengkapan pelindung diri untuk para awak pesawat, penyesuaian layanan makanan dalam pesawat, pembersihan pesawat secara rutin, penyediaan perlengkapan sanitasi, dan pembatasan sosial di dalam pesawat.

Baca juga: Garuda Indonesia Jadi Salah Satu Maskapai dengan Standar Protokol Kesehatan Terbaik di Dunia

Direktur Utama AirAsia Indonesia Veranita Yosephine Sinaga mengatakan, penilaian ini akan mempermudah masyarakat dalam menentukan pilihan untuk mendukung kebutuhan perjalanannya.

“Kami akan terus berinovasi dalam memberikan pengalaman terbaik bagi para pelanggan yang menginginkan rasa aman selama penerbangan,” ujar Veranita dalam keterangan tertulisnya, Rabu (25/11/2020).

Veranita menjelaskan, saat ini para penumpang AirAsia dapat merasakan kenyamanan lebih dengan adanya pengaturan tempat duduk sesuai kapasitas yang ditetapkan pemerintah.

Selain itu, prosedur masuk pesawat dimulai dari zona belakang, keluar pesawat per tiga baris dimulai dari depan, proses pemeriksaan yang minim sentuhan, dan semakin terjaga dengan penggunaan pelindung lengkap oleh para petugas darat dan awak kabin.

“Dengan harga tiket yang tetap terjangkau, kami harap rating tujuh bintang ini dapat meyakinkan pilihan masyarakat untuk terbang lebih terjaga bersama AirAsia menelusuri berbagai destinasi di Indonesia,” kata dia.

Sementara itu, Chief Operating Officer AirAsia Group, Javed Malik menambahkan, pihaknya memastikan bahwa perjalanan udara tidak hanya aman dan terjangkau, tapi juga lebih nyaman, mudah, dan higienis dalam situasi dunia saat ini.

“Inovasi telah menjadi DNA kami dan ini adalah bukti dari kerja keras yang telah kami lakukan, bekerja lembur untuk merevolusi perjalanan udara, mengurangi biaya dan menyempurnakan pengalaman pelanggan,” ucap dia.

Selanjutnya, Editor-in-Chief Airlineratings.com, Geoffrey Thomas menuturkan, pada awalnya sangat mengkhawatirkan bahwa masih banyak maskapai yang tidak memenuhi standar keselamatan Covid-19 yang ditetapkan, yang sebenarnya bertujuan untuk melindungi penumpang dan awak pesawat.

“Namun hal ini sekarang telah berubah, dan tim kami terus mereviu tingkat kesesuaiannya setiap minggu. AirAsia merupakan salah satu maskapai yang sejak awal secara agresif telah menerapkan semua rekomendasi,” ujar dia.

Baca juga: Berapa Kompensasi Delay Pesawat untuk Penumpang Maskapai?



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenal Apa Itu APBD, Fungsi, dan Tujuan Pembuatannya

Mengenal Apa Itu APBD, Fungsi, dan Tujuan Pembuatannya

Whats New
Apa Itu APBN: Definisi, Fungsi, dan Tujuan Penyusunannya

Apa Itu APBN: Definisi, Fungsi, dan Tujuan Penyusunannya

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Sulitnya Adopsi Kucing | Ketika Kucing Susah Makan | Memberi Kenyamanan untuk Kucing di Rumah

[KURASI KOMPASIANA] Sulitnya Adopsi Kucing | Ketika Kucing Susah Makan | Memberi Kenyamanan untuk Kucing di Rumah

Rilis
Peserta Pelatihan Kemenaker Dijanjikan Dapat Modal Usaha dari PNM

Peserta Pelatihan Kemenaker Dijanjikan Dapat Modal Usaha dari PNM

Work Smart
Kemendag Sebut Harga Tahu dan Tempe Masih Stabil di Maret 2021

Kemendag Sebut Harga Tahu dan Tempe Masih Stabil di Maret 2021

Rilis
Dongkrak Bisnis Kargo, AP I Gandeng Asosiasi Logistik

Dongkrak Bisnis Kargo, AP I Gandeng Asosiasi Logistik

Rilis
Mulai Berlaku Hari ini, Simak Ketentuan Diskon PPN Rumah

Mulai Berlaku Hari ini, Simak Ketentuan Diskon PPN Rumah

Whats New
Curah Hujan Tinggi dan Banjir Jadi Ancaman Produksi Padi di 2021

Curah Hujan Tinggi dan Banjir Jadi Ancaman Produksi Padi di 2021

Whats New
Sanksi Pidana Penggunaan Lahan di Kawasan Hutan Diganti Denda Administratif, Ini Respons Asosiasi Sawit

Sanksi Pidana Penggunaan Lahan di Kawasan Hutan Diganti Denda Administratif, Ini Respons Asosiasi Sawit

Whats New
Sri Mulyani Gelontorkan Rp 7,99 Triliun Untuk Diskon PPnBM Mobil dan PPN Properti

Sri Mulyani Gelontorkan Rp 7,99 Triliun Untuk Diskon PPnBM Mobil dan PPN Properti

Whats New
Petani Sawit: PP Kehutanan Terbaru Bakal Ganggu Produksi Biodiesel

Petani Sawit: PP Kehutanan Terbaru Bakal Ganggu Produksi Biodiesel

Whats New
Rumah Seharga Rp 2 Miliar Hingga Rp 5 Miliar Dapat Diskon PPN 50 Persen

Rumah Seharga Rp 2 Miliar Hingga Rp 5 Miliar Dapat Diskon PPN 50 Persen

Whats New
OJK Temukan 51 Pinjol Ilegal, Ini Daftarnya

OJK Temukan 51 Pinjol Ilegal, Ini Daftarnya

Whats New
Pemerintah Lelang SUN Besok, Ini Imbal Hasil yang Ditawarkan

Pemerintah Lelang SUN Besok, Ini Imbal Hasil yang Ditawarkan

Earn Smart
Menkop UKM Dorong Pemberdayaan Tambak Udang Melalui Koperasi dan Kemitraan

Menkop UKM Dorong Pemberdayaan Tambak Udang Melalui Koperasi dan Kemitraan

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X