Kompas.com - 02/12/2020, 16:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kian mantap mempersiapkan anak perusahaan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) yang berfokus pada binsis menara telekomunikasi, PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel) untuk melantai di bursa saham.

Wakil Menteri BUMN Kartiko Wirjoatmodjo mengatakan, Mitratel akan melakukan penawaran saham perdana atau initial publik offering (IPO) pada tahun 2021 mendatang.

"Anak usaha Telkom, Mitratel, yang fokus pada bisnis tower akan menjajaki IPO," ujar Tiko dalam webinar, Selasa (2/12/2020).

Baca juga: Tantangan Erick Thohir untuk Telkom

Menurut mantan Direktur Utama Bank Mandiri tersebut, IPO Miratel bakal memberi nuansa positif baik untuk investor luar negeri maupun dalam negeri.

"Ini akan meramaikan pasar modal dan memberikan nuansa positif baik bagi investor dalam negeri dan luar negeri," ujar dia.

Tiko mengatakan, rencana tersebut merupakan bagian dari deretan agenda aksi korporasi besar yang bakal dilakukan perusahaan-perusahaan pelat merah tahun depan.

Selain IPO Miratel, menurut Tiko aksi korporasi besar lainnya termasuk integrasi BUMN yang berfokus pada pembiayaan sektor ultra mikro.

Baca juga: IPO, Perusahaan Aquaculture Ini Targetkan Raup Dana Rp 300 Miliar

Nantinya, BUMN seperti PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PMN dan PT Pegadaian (Persero) akan diintegrasikan di bawah naungan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI).

Selain itu, pada Februari 2021 mendatang, merger bank syariah yang merupakan anak usaha Himbara bakal terealisasi.

Merger bank syariah yang bakal menghasilkan perusahaan baru, yakni Bank Syariah Indonesia tersebut meliputi PT Bank Syariah Mandiri, BNI Syariah, dan BRI Syariah.

"Sedang dalam proses dan terjadi di Februari merger tiga bank syariah Himbara menjadi Bank Syariah Indonesia," jelas Tiko.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ekspor Produk Halal Indonesia Masih Mini, Ini Penyebabnya Menurut KNEKS

Ekspor Produk Halal Indonesia Masih Mini, Ini Penyebabnya Menurut KNEKS

Whats New
Mayoritas Indeks Sektoral Melemah, IHSG Parkir di Zona Merah

Mayoritas Indeks Sektoral Melemah, IHSG Parkir di Zona Merah

Whats New
Cara Transfer BI Fast di Aplikasi Livin' Bank Mandiri

Cara Transfer BI Fast di Aplikasi Livin' Bank Mandiri

Whats New
Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Turun Jadi 130,8 Miliar Dollar AS

Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Turun Jadi 130,8 Miliar Dollar AS

Whats New
Ekonomi Digital Dorong E-commerce, tapi Jangan Sampai Banjir Produk Impor

Ekonomi Digital Dorong E-commerce, tapi Jangan Sampai Banjir Produk Impor

Whats New
Memperkokoh Independensi Bank Sentral

Memperkokoh Independensi Bank Sentral

Whats New
Terpapar Sinyal Hawkish The Fed, Nilai Tukar Rupiah Melemah

Terpapar Sinyal Hawkish The Fed, Nilai Tukar Rupiah Melemah

Whats New
Fakta Banjir Tol BSD Km 8, gara-gara Sungai Menyempit hingga Ditargetkan Bebas dari Banjir 2023

Fakta Banjir Tol BSD Km 8, gara-gara Sungai Menyempit hingga Ditargetkan Bebas dari Banjir 2023

Whats New
Menaker Ida: Instruktur Merupakan Modalitas Lahirkan Calon Tenaga Kerja Sesuai Kebutuhan Pasar

Menaker Ida: Instruktur Merupakan Modalitas Lahirkan Calon Tenaga Kerja Sesuai Kebutuhan Pasar

Whats New
Kode Bank BCA, BRI, BNI, Mandiri, BSI, BTN, dan Lainnya

Kode Bank BCA, BRI, BNI, Mandiri, BSI, BTN, dan Lainnya

Spend Smart
Hampir Rampung, Pembangunan Pelabuhan Laut Sanur Bali Capai 94 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Pelabuhan Laut Sanur Bali Capai 94 Persen

Whats New
Mengekor Wall Street, IHSG Dibuka di Zona Merah

Mengekor Wall Street, IHSG Dibuka di Zona Merah

Whats New
Menakar Langkah Menhub Mencari Operator Terminal Peti Kemas Patimban

Menakar Langkah Menhub Mencari Operator Terminal Peti Kemas Patimban

Whats New
Survei Mekari: 74 Persen Karyawan Percaya Kesejahteraan Finansial Memburuk Selama Pandemi

Survei Mekari: 74 Persen Karyawan Percaya Kesejahteraan Finansial Memburuk Selama Pandemi

Whats New
Dapat PMN Rp 10 Triliun, PLN Sudah Petakan Wilayah 3T yang Belum Teraliri Listrik

Dapat PMN Rp 10 Triliun, PLN Sudah Petakan Wilayah 3T yang Belum Teraliri Listrik

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.