Menteri Teten: Tekfin Beri Kemudahan UMKM untuk Akses Pembiayaan

Kompas.com - 04/12/2020, 18:55 WIB
Menkop UKM Teten Masduki saat virtual 10 Pemenang UKM Award 2020. DOKUMENTASI HUMAS KEMENKOP UKMMenkop UKM Teten Masduki saat virtual 10 Pemenang UKM Award 2020.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki mengatakan, ekonomi digital tidak serta merta berbicara soal aspek pemasaran semata.

Namun lebih dari itu yang menjadi salah satu elemen pilar dari ekonomi digital adalah teknologi finansial (tekfin).

"Tekfin di antaranya meliputi akses-akses pembiayaan yang mudah dan murah. Oleh karena itu, inklusivitas ekonomi menjadi salah satu fitur penting untuk memberikan kemudahan bagi UMKM dalam mengakses pembiayaan," ujarnya mengutip siaran resminya, Jumat (4/12/2020).

Baca juga: Minta UMKM Percepat Adopsi Digital, Menteri Teten: Jangan Sampai Pasar Kita Diambil Luar

Apalagi saat ini sebut Teten, setidaknya ada 23 juta pelaku UMKM yang belum mendapatkan akses pembiayaan perbankan. Hadirnya tekfin membantu para UMKM untuk mengakses pembiayaan terutama untuk modal kerja.

Menurut dia, transaksi di industri tekfin cukup besar, yakni mencapai Rp 128,7 triliun. Jumlah itu akumulasi pembagian pinjaman pada September 2020 melalui 29,2 juta akun peminjam, lalu untuk Equity crowfunding (ECF) menjadi format pendanaan yang cukup diminati.

"Setidaknya, ada Rp 8,16 miliar disediakan penyelenggara ECF berizin kepada UMKM di 2019. Peningkatan semua unsur dalam Tekfin menunjukkan peningkatan literasi keuangan masyarakat, khususnya UMKM dalam mengakses pembiayaan serta transaksi keuangan," ucapnya.

Sementara, dari sisi tingkat literasi keuangan digital Indonesia baru mencapai 35,5 persen. "Tekfin pendanaan terus menyediakan akses pendanaan bagi UMKM dan konsumen individual. Jumlah total penyaluran pinjaman terus meningkat," jelas Teten.

Bagi Teten, implementasi transformasi ekonomi digital bagi UMKM merupakan kunci persiapan UMKM masa depan Indonesia yang tidak hanya relevan dengan perkembangan zaman, namun juga memiliki daya saing tinggi baik di level nasional maupun global.

Oleh sebab itu, untuk mencapai target tersebut, Teten meminta dilakukannya sinergitas dengan seluruh stakeholder terkait, baik itu pelaku Tekfin hingga pemerintah.

"Selain memperkuat program, juga dapat mengembangkan dan mematangkan model bisnis pembiayaan yang mudah, murah dan inklusif, khususnya untuk UMKM," pungkas Teten.

Baca juga: Menkop Teten Minta Transformasi Digital Koperasi Harus Dipercepat



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X