Jelang Libur Akhir Tahun, Angkutan ODOL yang Lintasi Tol Japek Akan Kena Sanksi

Kompas.com - 15/12/2020, 15:44 WIB
Kendaraan angkutan barang saat melintasi WIM di gerbang tol Cilegon Barat IstimewaKendaraan angkutan barang saat melintasi WIM di gerbang tol Cilegon Barat

JAKARTA, KOMPAS.com - Menjelang libur akhir tahun 2020, PT Jasa Marga (Persero) Tbk bersama jajaran pengamanan lalu lintas kembali menggelar operasi penindakan tegas kendaraan non-golongan I atau angkutan barang yang melebihi muatan ( ODOL).

Kepala Umum Bagian Sekretariat Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR Mahbullah Nurdin menjelaskan, tujuan diselenggarakan penegakan hukum ODOL ini adalah dalam rangka menegakkan disiplin.

Bagi kendaraan yang melebihi muatan hingga 50 persen dari ketentuan Jumlah Berat yang Diizinkan (JBI) akan diberikan sanksi dan ditunda perjalanannya.

Baca juga: Pelaku Industri Minta Kebijakan Zero ODOL Diterapkan pada 2025

"Kalau kita perhatikan, kendaraan ODOL ini memberikan dampak negatif seperti memperlambat laju kendaraan lain di jalan tol, berisiko menyebabkan kecelakaan tabrak dari belakang dan mempercepat kerusakan jalan," kata Nurdin melalui keterangan tertulis, Selasa (15/12/2020).

Operasi ODOL ini berlangsung di Pelataran Parkir Kilometer (Km) 18A, Tempat Istirihat dan Pelayanan (TIP) Km 19A, dan TIP Km 39A arah Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

Penindakannya ditangani langsung oleh Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, BPJT Kementerian PUPR, Korlantas Polri, BPTD dan Dishub Jawa Barat.

Pada kesempatan itu, General Manager Representative Office 1 Jasamarga Transjawa Tollroad Widiyatmiko Nursejati pun mengatakan bahwa operasi ODOL ini adalah agenda rutin dalam program Jasa Marga yang dilakukan tiap bulan.

"Namun kali ini digelar dengan pola penindakan baru, yaitu dengan melakukan proses transfer muatan dan penahanan perjalanan bagi kendaraan yang melanggar," kata Widiyatmiko.

Baca juga: Selain Ditilang, Truk ODOL yang Nekat Masuk Tol Bakal Kena Sanksi Ini

Pada operasi ini, tercatat 24 kendaraan angkutan barang terjaring, dengan 15 kendaraan melanggar ketentuan, yakni 11 kendaraan overload, 2 kendaraan overdimension, 2 kendaraan tidak dilengkapi surat berkendara, dan 1 kendaraan tidak melanjutkan perjalanan karena muatan melebihi 100 persen dari JBI.

Lokasi kedua penindakan dilakukan pada TIP KM 39A, tercatat 39 kendaraan terjaring, dengan 19 kendaraan melanggar ketentuan, yakni 8 kendaraan overload, 1 kendaraan overdimension, 10 kendaraan tidak dilengkapi surat berkendara) .

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X