BPDPKS Telah Salurkan Rp 5,19 Triliun untuk Program Peremajaan Sawit Rakyat

Kompas.com - 17/12/2020, 15:06 WIB
Ilustrasi perkebunan kelapa sawit. ShutterstockIlustrasi perkebunan kelapa sawit.

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) menyatakan, telah menyalurkan Rp 5,19 triliun untuk program peremajaan sawit rakyat (PSR) sepanjang tahun 2016 hingga 2020.

Dana tersebut digunakan untuk membiayai peremajaan tanaman kelapa sawit di lahan seluas 200.252 hektar yang melibatkan 100.858 pekebun swadaya dan plasma.

Direktur Utama BPDPKS Eddy Abdurrachman mengatakan, peremajaan atau replanting merupakan penanaman kembali tanaman sawit yang baru menggantikan pohon sawit yang sudah tua atau tidak produktif lagi. Tujuannya untuk mengganti dengan bibit yang baik guna meningkatkan produktifitas.

"Lahan sawit rakyat ini produktifitasnya relatif rendah, apalagi dibandingkan dengan perkebunan-perkebunan di Malaysia, untuk itu perlu penanaman kembali terhadap tanaman-tanaman yang sudah tidak produktif," ujarnya dalam konferensi pers virtual, Kamis (17/12/2020).

Baca juga: Masuk Bali Wajib Tes Swab PCR, Ini Kata Bos Garuda

Selain itu, program PSR ini turut mengajarkan pekebun dalam pengerjaan perkebunan yang baik (good agricultural practices/GAP), sehingga bisa menghasilkan perkebunan dengan produktifitas yang tinggi di lahan yang sama tanpa pembukaan lahan baru, serta membuat tata ruang perkebunan rakyat yang baik, diantaranya dengan tidak lagi berada di dalam kawasan hutan.

"Dengan demikian, akan dihasilkan perkebunan sawit rakyat yang bisa setara dengan perkebunan-perkebunan sawit yang diselenggarakan oleh perusahaan-perusahaan swasta besar," jelas Eddy.

Secara rinci, pada 2016 jumlah lahan yang ikut dalam program PSR sebanyak 254 hektar, lalu 2017 sebanyak 2.933 hektar, 2018 sebanyak 12.611 hektar, 2019 sebanyak 90.2017 hektar, dan 2020 sebanyak 94.248 hektar.

Adapun dari total 200.252 hektar lahan program PSR, provinsi dengan porsi realisasi lahan terluas yakni Sumatera Selatan 19 persen, Aceh 13 persen, Riau 12 persen, serta Sumatera Utara sebanyak 9 persen.

Baca juga: Sesuai Perkiraan, BI Tahan Suku Bunga Acuan di Level 3,75 Persen



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

51 Persen Saham Freeport di MIND ID Bakal Dijual Melalui IPO?

51 Persen Saham Freeport di MIND ID Bakal Dijual Melalui IPO?

Whats New
[POPULER MONEY] THR PNS, Janji Sri Mulyani dan Tudingan Tak Bersyukur | Harga Dogecoin Anjlok 30 Persen

[POPULER MONEY] THR PNS, Janji Sri Mulyani dan Tudingan Tak Bersyukur | Harga Dogecoin Anjlok 30 Persen

Whats New
Larangan Mudik, Menhub: Transportasi Penumpang Turun Signifikan, Angkutan Barang Stabil

Larangan Mudik, Menhub: Transportasi Penumpang Turun Signifikan, Angkutan Barang Stabil

Whats New
Bayar Zakat Fitrah Secara Online, Ini 3 Platform yang Bisa Digunakan

Bayar Zakat Fitrah Secara Online, Ini 3 Platform yang Bisa Digunakan

Whats New
Mudik Dilarang, Sehari 14.751 Orang Bepergian Naik Pesawat Hingga Bus

Mudik Dilarang, Sehari 14.751 Orang Bepergian Naik Pesawat Hingga Bus

Whats New
Sekjen Kemnaker: Segera Laporkan Pelanggaran THR ke Posko Terdekat

Sekjen Kemnaker: Segera Laporkan Pelanggaran THR ke Posko Terdekat

Whats New
Mudik Dilarang, Trafik Truk dari Jawa ke Sumatera Naik 24 Persen

Mudik Dilarang, Trafik Truk dari Jawa ke Sumatera Naik 24 Persen

Whats New
[TREN EDUKASI KOMPASIANA] Tip Sederhana Taklukan Beasiswa S2 LPDP | Kuliah di Luar Negeri, Manfaatnya Apa Sih?

[TREN EDUKASI KOMPASIANA] Tip Sederhana Taklukan Beasiswa S2 LPDP | Kuliah di Luar Negeri, Manfaatnya Apa Sih?

Rilis
Bukan Bipang, Erick Thohir Promosikan Nasi Goreng Babat Pak Sumarsono

Bukan Bipang, Erick Thohir Promosikan Nasi Goreng Babat Pak Sumarsono

Whats New
Nunggak Cicilan, Bolehkah Kendaraan Ditarik Paksa Debt Collector?

Nunggak Cicilan, Bolehkah Kendaraan Ditarik Paksa Debt Collector?

Whats New
Mau Beli Dogecoin? Pertimbangkan 3 Hal Ini

Mau Beli Dogecoin? Pertimbangkan 3 Hal Ini

Earn Smart
KKP Lepasliarkan 21.000 Benih Lobster Sitaan Selundupan ke Vietnam

KKP Lepasliarkan 21.000 Benih Lobster Sitaan Selundupan ke Vietnam

Whats New
Kemenhub Kurangi Operasional Dermaga dan Kapal di Merak-Bakaheuni

Kemenhub Kurangi Operasional Dermaga dan Kapal di Merak-Bakaheuni

Whats New
Bahlil Sebut Ada Peluang Pengembangan Ekonomi Baru di Lebak Banten

Bahlil Sebut Ada Peluang Pengembangan Ekonomi Baru di Lebak Banten

Whats New
Larangan Mudik Lebaran, Ini Jadwal Operasional 16 Bandara AP II

Larangan Mudik Lebaran, Ini Jadwal Operasional 16 Bandara AP II

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X