Berencana Tarik Dana dari Bank Syariah Indonesia, PP Muhammadiyah Tunggu RUPS

Kompas.com - 28/12/2020, 15:32 WIB
Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (6/9/2017). KOMPAS.com/IHSANUDDINKetua PP Muhammadiyah Anwar Abbas di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (6/9/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah sudah berencana menarik seluruh dana umat yang tersimpan di tiga bank syariah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang tengah melangsungkan proses merger (penggabungan).

Ketua Bidang Ekonomi PP Muhammadiyah Anwar Abbas mengatakan, meski sudah ada rencana, realisasi penarikan dana akan dikaji lebih lanjut terlebih dahulu.

Pengambilan sikap selanjutnya akan dilakukan usai tanggal 1 Februari 2021, ketika bank hasil merger, yakni Bank Syariah Indonesia (BSI) resmi beroperasi.

Baca juga: Fakta Seputar Kabar Rencana Muhammadiyah Dirikan Bank Syariah

"Intinya Muhammadiyah akan diam dulu dan sembari itu Muhammadiyah harus melakukan pengkajian-pengkajian terlebih dahulu terhadap hasil RUPS-nya (Rapat Umum Pemegang Saham)," kata Anwar saat dihubungi Kompas.com Senin (28/12/2020).

Namun, Anwar enggan menjawab lebih jauh mengenai pertimbangan Muhammadiyah jika hasil RUPS tidak sesuai harapan.

Sebelumnya, Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menyampaikan, Muhammadiyah meminta BSI memiliki kebijakan imperatif yang lebih besar kepada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Muhammadiyah ingin pembiayaan bank minimal 60 persen harus ke UMKM.

"No comment lagi," tuturnya singkat.

Baca juga: Bank Syariah Indonesia Pastikan Punya Landasan Sama dengan Muhammadiyah

Sebagai informasi, Haedar dalam keterangan resminya sempat mengatakan siap menarik dana secara bertahap dari BSI.

Mereka pun siap menerbitkan Petunjuk Teknis (Juknis) tentang dana amal usaha dan persyarikatan yang disimpan di BSI.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.