Kompas.com - 30/12/2020, 08:55 WIB
Aktivitas bongkar muat batubara di Terminal Tanjung Priok TO 1, Jakarta Utara, Senin (19/10/2020). Dalam satu kali bongkar muat, ada sekitar 7.300 ton yang diangkut dari kapal tongkang yang berasal dari Sungai Puting, Banjarmasin, Kalimantan. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGAktivitas bongkar muat batubara di Terminal Tanjung Priok TO 1, Jakarta Utara, Senin (19/10/2020). Dalam satu kali bongkar muat, ada sekitar 7.300 ton yang diangkut dari kapal tongkang yang berasal dari Sungai Puting, Banjarmasin, Kalimantan.

Komoditas kedua yang diekspor ke Israel yaitu alas kaki senilai 6.404.373 dollar AS pada Januari-Mei 2018.

Dibandingkan tahun sebelumnya dengan periode sama terjadi peningkatan sebesar 16,64 persen. Untuk Mei 2018, Indonesia mengekspor alas kaki senilai 1.050.724 ke Israel.

Komoditas lainnya yaitu karet dan barang dari karet senilai 4.704.578 dollar AS. Dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, terdapat penurunan ekspor 24,98 persen.

Turis Indonesia di Israel

Dikutip dari Harian Kompas, turis Indonesia merupakan yang paling boros saat mereka datang ke Israel. Rata-rata harian pengeluaran turis asal Indonesia mencapai 310 dollar AS atau sekitar Rp 4,1 juta (rata-rata kurs Rp 13.500 per dollar AS pada 2017). Pengeluaran itu di luar tiket pesawat.

Pengeluaran turis asal Indonesia tersebut mengalahkan rata-rata pengeluaran turis dari negara lain. Rata-rata turis asing yang datang ke Israel hanya mengeluarkan 150-200 dollar AS per hari.

Baca juga: Erdogan, Hagia Sophia, dan Krisis Ekonomi Turki

Sejauh ini, belum ada angka pasti jumlah wisatawan Indonesia yang berkunjung ke Israel sepanjang tahun lalu. Akan tetapi Ketua Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia Asnawi Bahar menyebutkan jumlah wisatawan Indonesia ke Israel pada tahun 2017 di kisaran 100.000 orang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sehingga dengan mengacu pada angka-angka tersebut, turis Indonesia telah membelanjakan uangnya di Israel sebesar kurang lebih Rp 410 miliar sepanjang tahun lalu.

Meskipun paling boros, uang dari turis Indonesia tak besar-besar amat berkontribusi ke perekonomian Israel. Dalam laporan Haaretz, total revenue yang diraup Israel dari para wisatawan asing mencapai 5,8 miliar dollar AS atau sekitar Rp 78,3 triliun sepanjang 2017.

Dengan kata lain, revenue dari turis asal Indonesia hanya sekitar 0,5 persen dari pendapatan total yang diperoleh Israel pada tahun lalu.

Baca juga: Erdogan: Jangan Beli Produk Perancis!

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.