KKP Lepas Liarkan 28.200 Benih Lobster Selundupan

Kompas.com - 06/01/2021, 12:11 WIB
Potret sebagian benih bening lobster (BBL/benur) yang dilepasliarkan di Kawasan Konservasi Perairan Daerah Teluk Kiluan, Lampung. Dok. KKPPotret sebagian benih bening lobster (BBL/benur) yang dilepasliarkan di Kawasan Konservasi Perairan Daerah Teluk Kiluan, Lampung.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Loka Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (LPSPL) Serang melepasliarkan 28.200 benih lobster.

Benih bening lobster itu dilepasliarkan di perairan Kawasan Konservasi Perairan Daerah (KKPD) Teluk Kiluan, Lampung.

Plt Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (Dirjen PRL) TB Haeru Rahayu mengatakan, benur yang dilepasliarkan adalah hasil sitaan Polres Banyuasin yang telah diserahterimakan kepada Satuan Pengawasan (Satwas) Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (SDKP) Palembang pada Desember lalu.

"Selanjutnya Satwas SDKP Palembang melakukan koordinasi kepada LPSPL Serang untuk menindaklanjuti barang hasil sitaan tersebut. Pelepasliaran dilakukan usai penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) barang bukti," kata TB dalam siaran pers, Rabu (6/1/2021).

Baca juga: Profil PT Agrinas, Perusahaan Yayasan Kemenhan Eksportir Benih Lobster

Pria yang akrab disapa Tebe ini mengungkapkan, lokasi pelepasliaran benur hasil selundupan ini ditentukan oleh Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (Ditjen PRL).

Tugas tersebut sesuai dengan bunyi Permen KP 12/2020 tentang Pengelolaan Lobster, Kepiting, dan Rajungan, di Wilayah Negara Republik Indonesia.

Kepala LPSPL Serang Iwan Alkadrie menambahkan, KKPD Teluk Kiluan dipilih dengan mempertimbangkan keselamatan petugas dan kondisi perairan yang memiliki substrat berpasir dan jauh dari muara sungai.

“Dibantu Satwas SDKP Palembang, Polres Banyuasin, Satwas SDKP Pesawaran, dan Pokmaswas Teluk Kiluan, benih bening lobster berhasil dilepasliarkan pada Kamis dini hari menjelang tahun baru di utara Pulau Kiluan yang memiliki kedalaman di atas 5 meter,” tutur Iwan.

Benur yang dilepasliarkan terdiri 500 ekor jenis lobster mutiara, 22.600 ekor lobster pasir, dan 5.100 ekor lobster jarong.

Pada 2020, LPSPL Serang telah melakukan pelepasliaran benih lobster di wilayah kerja sebanyak lima kali. Terakhir, LPSPL Serang telah melepasliarkan 1,5 juta ekor benih lobster di perairan Karang Kabua, Pandeglang, pada 19 September 2020.

Baca juga: Kaleidoskop 2020: Jalan Terjal Eskpor Benih Lobster



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenal Apa Itu APBD, Fungsi, dan Tujuan Pembuatannya

Mengenal Apa Itu APBD, Fungsi, dan Tujuan Pembuatannya

Whats New
Apa Itu APBN: Definisi, Fungsi, dan Tujuan Penyusunannya

Apa Itu APBN: Definisi, Fungsi, dan Tujuan Penyusunannya

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Sulitnya Adopsi Kucing | Ketika Kucing Susah Makan | Memberi Kenyamanan untuk Kucing di Rumah

[KURASI KOMPASIANA] Sulitnya Adopsi Kucing | Ketika Kucing Susah Makan | Memberi Kenyamanan untuk Kucing di Rumah

Rilis
Peserta Pelatihan Kemenaker Dijanjikan Dapat Modal Usaha dari PNM

Peserta Pelatihan Kemenaker Dijanjikan Dapat Modal Usaha dari PNM

Work Smart
Kemendag Sebut Harga Tahu dan Tempe Masih Stabil di Maret 2021

Kemendag Sebut Harga Tahu dan Tempe Masih Stabil di Maret 2021

Rilis
Dongkrak Bisnis Kargo, AP I Gandeng Asosiasi Logistik

Dongkrak Bisnis Kargo, AP I Gandeng Asosiasi Logistik

Rilis
Mulai Berlaku Hari ini, Simak Ketentuan Diskon PPN Rumah

Mulai Berlaku Hari ini, Simak Ketentuan Diskon PPN Rumah

Whats New
Curah Hujan Tinggi dan Banjir Jadi Ancaman Produksi Padi di 2021

Curah Hujan Tinggi dan Banjir Jadi Ancaman Produksi Padi di 2021

Whats New
Sanksi Pidana Penggunaan Lahan di Kawasan Hutan Diganti Denda Administratif, Ini Respons Asosiasi Sawit

Sanksi Pidana Penggunaan Lahan di Kawasan Hutan Diganti Denda Administratif, Ini Respons Asosiasi Sawit

Whats New
Sri Mulyani Gelontorkan Rp 7,99 Triliun Untuk Diskon PPnBM Mobil dan PPN Properti

Sri Mulyani Gelontorkan Rp 7,99 Triliun Untuk Diskon PPnBM Mobil dan PPN Properti

Whats New
Petani Sawit: PP Kehutanan Terbaru Bakal Ganggu Produksi Biodiesel

Petani Sawit: PP Kehutanan Terbaru Bakal Ganggu Produksi Biodiesel

Whats New
Rumah Seharga Rp 2 Miliar Hingga Rp 5 Miliar Dapat Diskon PPN 50 Persen

Rumah Seharga Rp 2 Miliar Hingga Rp 5 Miliar Dapat Diskon PPN 50 Persen

Whats New
OJK Temukan 51 Pinjol Ilegal, Ini Daftarnya

OJK Temukan 51 Pinjol Ilegal, Ini Daftarnya

Whats New
Pemerintah Lelang SUN Besok, Ini Imbal Hasil yang Ditawarkan

Pemerintah Lelang SUN Besok, Ini Imbal Hasil yang Ditawarkan

Earn Smart
Menkop UKM Dorong Pemberdayaan Tambak Udang Melalui Koperasi dan Kemitraan

Menkop UKM Dorong Pemberdayaan Tambak Udang Melalui Koperasi dan Kemitraan

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X