Garuda Dapat Keringanan Pembayaran Utang dari AP I, AP II, dan Pertamina

Kompas.com - 06/01/2021, 15:04 WIB
Ilustrasi pesawat maskapai penerbangan Garuda Indonesia. SHUTTERSTOCK/LEONY EKA PRAKASAIlustrasi pesawat maskapai penerbangan Garuda Indonesia.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk telah menyepakati penyelesaian proses restrukturisasi kewajiban utang usaha dengan PT Angkasa Pura I (Persero), PT Angkasa Pura II (Persero) dan PT Pertamina (Persero).

Hal ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen sinergitas BUMN dalam mendukung upaya pemulihan ekonomi nasional, khususnya melalui dukungan terhadap akselerasi kinerja Garuda Indonesia sebagai national flag carrier.

Dengan adanya kesepakatan ini, Garuda Indonesia mendapat relaksasi perpanjangan waktu pembayaran kewajiban biaya operasional terhadap ketiga perusahaan tersebut selama tiga tahun dari total outstanding yang tercatat hingga akhir Desember 2020 lalu.

Baca juga: WNA Dilarang Masuk Indonesia, ini Respons Garuda Indonesia

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan, dirampungkannya proses restrukturisasi ini tidak terlepas dari peran serta Pemerintah melalui Kementerian BUMN RI dalam mendukung upaya akselerasi pemulihan kinerja perseroannya.

“Restrukturisasi ini tentunya kami harapkan dapat menunjang upaya penyehatan kondisi finansial Garuda Indonesia khususnya melalui optimalisasi performa likuiditas Perseroan dengan adanya dukungan dari AP I, AP II, dan Pertamina atas relaksasi periode waktu pembayaran kewajiban Perseroan,” ujar Irfan, Rabu (6/1/2021).

Irfan menambahkan, kesepakatan restrukturisasi ini tentunya mempunyai arti yang sangat penting dan strategis dalam proses recovery yang dilaksanakan oleh Garuda Indonesia secara keseluruhan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Desember 2020, Pergerakan Penumpang di 15 Bandara AP I Tumbuh

“Kami tentunya optimistis melalui sinergi ekosistem industri penerbangan yang semakin baik ini akan menjadi pondasi fundamental dalam mendukung keberlangsungan usaha yang lebih optimal bagi masa depan bisnis Garuda Indonesia kedepannya,” kata dia.

Bagi Irfan, melalui restrukturisasi kewajiban ini, diharapkan Garuda Indonesia dapat bergerak dinamis memaksimalkan langkah upaya pemulihan kinerja melalui berbagai langkah strategis dalam memperkuat fokus bisnis perseroan secara berkelanjutan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.