Jadi Andalan Kaesang, Seberapa Cuan Saham Antam?

Kompas.com - 08/01/2021, 07:46 WIB
Logo PT Antam terlihat saat diluncurkan di Jakarta, Kamis (18/1/2018) KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGLogo PT Antam terlihat saat diluncurkan di Jakarta, Kamis (18/1/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Bila Yusuf Mansur gemar mengoleksi saham emiten infrastruktur, putra Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep, gemar mengoleksi saham PT Aneka Tambang Tbk.

Emiten produsen nikel dan emas ini memang menjadi salah satu andalan selama pandemi Covid-19.

Pasalnya, para investor selalu berlindung di aset-aset safe haven seperti emas saat dunia tengah krisis.

Baca juga: [POPULER MONEY] Dugaan Penipuan GrabToko | Prospek Saham Antam di 2021

Mengutip data RTI, Jumat (8/1/2021), emiten bersandi saham ANTM itu menguat 380 poin atau 17,12 persen.

Penguatan mengerek saham berada di level 2.600 per lembar saham.

Total volume yang diperdagangkan mencapai 1,98 miliar lembar saham dengan nilai transaksi Rp 4,95 triliun.

Dalam satu minggu terakhir, pergerakan saham sudah menguat 33,68 persen.

Sepanjang 2020, emiten yang menjadi andalan saat pandemi ini telah menguat 220,99 persen.

Baca juga: Saham Antam Disebut Kaesang Bakal Sentuh Rp 4.000, Apa Kata Analis?

Analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi mengatakan, saham Antam secara sentimen memang sangat berprospek.

Meski hasilnya belum signifikan saat ini, namun secara jangka panjang, saham Antam berpeluang menguat.

"Saat ini memang belum terlihat secara kinerja namun prospek ke depan cukup menjanjikan di era energi bersih," kata Lanjar kepada Kompas.com.

Lanjar menyebut, penguatan saham didorong oleh dua faktor.

Pertama, adanya strategi pemerintah yang hendak menutup semua ekspor nikel ore.

Baca juga: Harga Emas Antam Turun Rp 10.000

Hal ini berpotensi membuat Indonesia jadi produsen nikel terbesar di dunia.

Kedua, minat Indonesia dalam pengembangan mobil listrik dari hulu hingga hilir.

Akibatnya, investor dunia bisa datang berbondong-bondong menyampaikan rasa tertariknya andil dalam proyek tersebut.

Sebut saja Tesla, produsen mobil listrik asal AS itu rencananya bakal datang ke Indonesia pada Januari 2021 untuk membicarakan peluang-peluang potensial.

"Salah satu orang terkaya di dunia yakni Elon Musk founder Tesla memuji Indonesia dalam tweet-nya, menjadi sinyal minat investor asing untuk kembali investasi. Tentu akan menambah pundi-pundi pendapatan ANTM ke depan," pungkasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X