Relaksasi Pembayaran Kartu Kredit Diperpanjang

Kompas.com - 12/01/2021, 17:46 WIB
Ilustrasi kartu kredit ShutterstockIlustrasi kartu kredit

JAKARTA, KOMPAS.com - Para pemegang kartu kredit bisa kembali merasa lega, sebab Bank Indonesia akhirnya memperpanjang ketentuan relaksasi transaksi kartu kredit.

Meski demikian, ketentuan-ketentuan transaksi diperpanjang dengan jangka waktu yang berbeda.

“Untuk minimum pembayaran diperpanjang sampai 31 Desember 2021, sementara minimum denda pembayaran sampai 30 Juni 2021,” ujar Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia Erwin Haryono kepada KONTAN, Selasa (12/1/2021).

Pada Mei 2020 lalu, Bank Indonesia merelaksasi ketentuan transaksi kartu kredit: nilai minimum pembayaran yang sebelumnya 10 persen dari total tagihan menjadi 5 persen.

Baca juga: Mengintip Rata-rata Usia Pesawat Maskapai Indonesia

 

Kemudian denda keterlambatan yang sebelumnya 3 persen dari total tagihan atau maksimal Rp 150.000 menjadi 1 persen dari total tagihan atau maksimal Rp 100.000.

Selain itu, Bank Indonesia juga memangkas batas maksimum suku bunga transaksi kartu kredit dari 2,25 persen menjadi 2 persen. Relaksasi suku bunga ini disebut Erwin masih berlaku kini.

“Untuk suku bunga maksimum diubah dari 2,25 persen menjadi 2 persen tanpa batas waktu penetapan,” lanjut Erwin.

 

Berita ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: BI perpanjang relaksasi kartu kredit



Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X