Tren Sukuk Global Berprinsip Keberlanjutan di Tengah Pandemi Covid-19

Kompas.com - 13/01/2021, 19:37 WIB
Ilustrasi pandemi Virus Corona yang menyebabkan Covid-19 SHUTTERSTOCKIlustrasi pandemi Virus Corona yang menyebabkan Covid-19

Head of Mutual Fund Distribution PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen, Eri Kusnadi menambahkan, stimulus besar di sektor fiskal dan moneter yang digelontorkan oleh bank sentral dunia semakin memperkuat pemulihan.

"Walaupun pelan-pelan (pemulihannya), tidak apa-apa, yang penting sudah mulai berjalan. Nah kami percaya di tahun 2021 akan berlanjut (trennya). ESG bukan hanya untuk kebaikan, tapi memberikan keuntungan dan dampak finansial yang nyata. Kita lihat ke depan tren akan berlanjut," ungkapnya.

Karena tren masih berlanjut, berinvestasi di sukuk global dengan prinsip ESG masih sangat menggiurkan. Meski investasi memang tidak selalu mulus, menurutnya investasi yang berfokus pada ESG mengurangi paparan kerugian.

"Kalau berinvestasi ke perusahaan yang tidak kontroversial (dengan masalah lingkungan), perusahaan ini mampu mengurangi ongkos atau biaya yang tidak perlu, misalnya ganti rugi (akibat merusak lingkungan), membayar sanksi, denda, apalagi penutupan (perusahaan)," pungkasnya.

Baca juga: Pasca-suntikan Perdana Vaksin Covid-19, Saham KAEF dan INAF Terjun

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.