Pasca Gempa Majene, Kemenhub Pastikan Pelayanan Penerbangan di Sulawesi Barat Normal

Kompas.com - 17/01/2021, 10:10 WIB
Hari kedua evakuasi korban gempa di Sulawesi Barat ANTARAFOTO/AKBAR TADOHari kedua evakuasi korban gempa di Sulawesi Barat

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan cq Direktorat Jenderal Perhubungan Udara memastikan operasional penerbangan di Bandara Tampa Padang- Mamuju tetap berjalan normal pasca terjadinya gempa bumi di wilayah Majene dan sekitarnya, Sulawesi Barat, Kamis kemarin (14/01/2020).

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Novie Riyanto memastikan penerbangan ke wilayah Sulawesi Barat tetap berjalan normal dengan pengendalian layanan navigasi penerbangan dari AirNav setempat dan AirNav Makassar.

“Dikarenakan terjadi kerusakan pada tower navigasi penerbangan di Bandara Tampa Padang-Mamuju, pelayanan navigasi penerbangan berupa flight information services diberikan di watch room PKP-PK Bandara Mamuju. Operasional di Bandara Mamuju tetap berjalan normal,” jelas Dirjen Novie Riyanto mengutip siaran persnya, Minggu (17/1/2021) .

Baca juga: Kantor AirNav Majene Rusak akibat Gempa, Pelayanan Penerbangan Tak Maksimal

Atas pengalihan pelayanan navigasi penerbangan tersebut, Bandar Udara Tampa Padang-Mamuju tetap melayani penerbangan secara normal dan siap melayani penerbangan untuk bantuan logistik, pengerahan personil bantuan dan fasilitas evakuasi. Adapun, fasilitas bandara yang dapat digunakan ialah landasan sepanjang 2.500 meter (declared operation 1950 meter) , serta kapasitas apron untuk 7 pesawat.

“Kami telah melakukan koordinasi dengan pihak terkait, yaitu bandara, BPPD, TNI dan Polri untuk kedatangan dan pengamanan logistik yang akan didistribusikan. Kami turut prihatin dan berdukacita untuk keluarga para korban. Semoga bencana ini dapat segera terlewati dan terselesaikan dengan baik,” ujar dia.

Bandar udara yang terdampak gempa ialah Bandar Udara Tampa Padang - Mamuju dan Bandar Udara Sumarorong - Mamasa. Secara umum kondisi pegawai serta fasilitas bandar udara tidak terdapat kendala, hanya kerusakan minor pada beberapa fasilitas di bandar udara dan sedang diperbaiki.

Selanjutnya, dalam memenuhi SDM pelayanan operasi penerbangan di bandara Mamuju, Novie mengatakan, telah dilakukan pengerahan/perbantuan (detasering) personil penerbangan bandar udara Sis dari bandara Sis Al Jufrie-Palu, bandara Toraja dan bandara sekitar serta personil Kantor Otoritas Bandara wilayah V Makassar.

“Kondisi bandar udara dan navigasi penerbangan sudah dapat ditangani dengan baik. Operasional di bandara dapat tetap berjalan. Hanya, untuk saat ini, pelayanan navigasi penerbangan pendekatan (approach) dialihkan ke AirNav Makassar,” ucap Novie.

Baca juga: Daftar 6 Maskapai Penerbangan Indonesia yang Kini Tinggal Nama



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X