Tak Mampu Bangkit, IHSG Ditutup pada Zona Merah

Kompas.com - 19/01/2021, 16:01 WIB
Ilustrasi: Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (1/7/2018). KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGIlustrasi: Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (1/7/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG) ditutup negatif pada akhir perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) Selasa (19/1/2021).

Melansir data RTI, IHSG melemah 67,97 poin (1,06 persen) pada level 6.321,85.

Top losers sore ini antara lain, Aneka Tambang (ANTM) dengan penurunan 6,8 persen pada level Rp 2.710. Kemudian, saham PT PP (Persero) (PTPP) yang melemah 6,8 persen di level 1.985, dan Waskita Karya (WSKT) yang juga terkoreksi 6,7 persen pada level Rp 1.790.

Baca juga: Yang Harus dibenahi dalam Dunia Penerbangan Indonesia

Top gainers sore ini antara lain, XL Axiata (EXCL) yang meroket 6,05 persen ke posisi Rp 2.630. Sido Muncul (SIDO) menguat 4,79 persen menjadi Rp 765, dan saham Indah Kiat Pulp and Paper (INKP) juga naik 2,2 persen ke level Rp 12.775.

Bursa Asia dominasi hijau dengan kenaikan indeks Hang Seng Hong Kong 2,7 persen, indeks Strait Times 0,21 persen, dan indeks Nikkei 1,39 persen. Sementara itu, indeks Shanghai Komposit turun 0,83 persen.

Bursa saham Eropa sore ini positif dengan penurunan indeks FTSE 0,46 persen, dan indeks Xetra Dax 0,36 persen.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X