Rapat dengan DPD, Sri Mulyani Umumkan Anak Buahnya Positif Corona

Kompas.com - 19/01/2021, 15:59 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ketika melantik pejabat eselon II, III, dan IV Kementerian Keuangan di Jakarta, Jumat (29/11/2019). KOMPAS.COM/MUTIA FAUZIAMenteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ketika melantik pejabat eselon II, III, dan IV Kementerian Keuangan di Jakarta, Jumat (29/11/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengumumkan salah satu pejabat Eselon I positif virus corona (Covid-19). Hal itu ia ungkapkan ketika melakukan rapat kerja dengan Komite IV DPD RI.

Anak buah Sri Mulyani yang terkonfirmasi positif Covid-19 yakni Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Astera Primanto Bhakti.

Astera sendiri seharusnya hadir di dalam rapat tersebut lantaran pembahasan terkait dengan transfer daerah dan dana desa (TKDD).

Baca juga: Survei Carsome: Konsumen Indonesia Mau Beli Mobil pada Kuartal II/2021

Sri Mulyani pun memohon maaf kepada pimpinan rapat karena Dirjen Perimbangan tersebut tak hadir dalam rapat.

"Pak Sukiryanto, kami mohon maaf karena pak Dirjen Perimbangan, Pak Prima, yang biasanya menjadi partnernya sedang dalam isolasi mandiri karena kena positif (COVID-19)," kata Sri Mulyani dalam rapat kerja dengan Komite IV DPD RI, Selasa (19/1/2021).

"Jadi kami juga mohon doanya juga, supaya teman-teman dalam situasi yang terus dijaga kesehatannya," jelasnya.

Baca juga: Ketua OJK: Keuangan Syariah Lebih Baik dari Konvensional...

Setelah pengumuman tersebut, rapat pun kembali berjalan seperti biasanya. Dalam kesempatan itu, Sri Mulyani memaparkan realisasi anggaran transfer ke daerah dan dana desa sebesar Rp 762,5 triliun hingga akhir Desember 2020, angka tersebut sebesar 99,8 persen dari pagu Rp 763,9 triliun.

Dari realisasi tersebut, untuk transfer ke daerah realisasinya Rp 691,4 triliun atau 99,8 persen dari pagu 692,7 triliun. Sementara untuk realisasi penyaluran Dana Desa hingga akhir 2020 Rp 71,1 triliun atau 99,9 persen dari pagu Rp 71,2 triliun.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X