Apindo: Pengusaha Lebih Pilih Rekrut Pekerja Berpengalaman ketimbang Gen Z

Kompas.com - 08/02/2021, 21:30 WIB
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Hariyadi Sukamdani ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (3/2/2020). KOMPAS.com/ADE MIRANTI KARUNIA SARIKetua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Hariyadi Sukamdani ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (3/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani mengungkapkan saat ini pelaku usaha enggan merekrut tenaga kerja yang masuk kategori Z atau Gen Z.

Generasi Z sendiri adalah generasi yang lahir antara pertengahan 1990an hingga 2010.

Hariyadi menuturkan pertimbangan utama adalah upah minimum yang terus bertambah. Semisal DKI Jakarta, upah minimum mencapai Rp 4,2 juta.

Baca juga: Bidik DPK Tumbuh Double Digit, BTN Ekspansi ke Yogyakarta

"Kalau kita melihat sektor formal, saya khawatirnya berat bagi adik-adik kita yang di Gen Z ya. Karena upah minimum naiknya juga luar biasa ini jadi masalah. Entry level-nya ketinggian ini," katanya secara virtual dalam Indonesia Economic Outlook 2021, Senin (8/2/2021).

"Karena sudah enggak ada orang mau bayar Rp 4,2 juta untuk Gen Z, mending cari orang yang berpengalaman," sambung Hariyadi.

Dengan kondisi sekarang ini, kata dia, wajar jika Gen Z lebih banyak menjadi wirausaha.

Baca juga: Selama 10 Tahun Pemerintah Sudah Suntik Modal BUMN Rp 186 Triliun

"Jadi yang saya lihat secara harfiah, Gen Z ini nanti akan banyak ke sektor wirausaha. Mereka dipaksa dalam kondisi saat ini, menciptakan usaha-usaha sendiri. Dan sebetulnya, dari sisi support sudah cukup, karena ada KUR. Di Undang-Undang Cipta Kerja ini juga diatur kemudahan berusaha," ujarnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X