[POPULER MONEY] Utang Luar Negeri RI Rp 5.803 Triliun | Denda Pengguna Tol

Kompas.com - 17/02/2021, 06:39 WIB
Ilustrasi utang ShutterstockIlustrasi utang

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Indonesia (BI) melaporkan utang luar negeri Indonesia pada akhir kuartal IV 2020 tercatat sebesar 417,5 miliar dollar AS, atau sekitar Rp 5.803,2 triliun (kurs Rp 13.900 per dollar AS).

Posisi utang luar negeri Indonesia pada akhir kuartal IV 2020 tercatat lebih tinggi dibandingkan akhir kuartal III yang sebesar 413,4 miliar dollar AS.

Artikel tersebut menjadi berita terpopuler di kanal Money Kompas.com pada Selasa (16/2/2021). Selain itu, beberapa artikel juga masuk dalam daftar 5 berita terpopuler. Apa saja? berikut daftarnya:

1. Utang Luar Negeri RI Kini Rp 5.803 Triliun, Jokowi Langgar Janji?

Jika dirunut dari tahun ke tahun, utang luar negeri Indonesia, dalam hal ini utang pemerintah, memang terus mengalami lonjakan.

Menbengkaknya utang luar negeri Indonesia di era Presiden Joko Widodo ( Jokowi) ini tercatat sudah terjadi sebelum pandemi virus corona (Covid-19).

Dari catatan BI pada Juli 2019, utang luar negeri Indonesia yakni sebesar 395,3 miliar dollar AS. Rinciannya, utang publik 197,5 miliar serta utang swasta dan BUMN sebesar 197,8 miliar dollar AS.

Sementara jika dibandingkan dengan awal periode pertama pemerintahan Presiden Jokowi atau saat masih bersama JK, jumlah utang luar negeri bahkan sudah meningkat tajam.

Baca berita selengkapnya di sini.

2. Luhut Tunjuk Keponakannya hingga CEO Bukalapak Jadi Pengurus PB PASI

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PB Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) telah menunjuk beberapa nama untuk menjabat dalam kepengurusan cabang olahraga ini.

Nama-nama tersebut yakni CEO Bukalapak Rachmat Kaimuddin ditunjuk menjadi Ketua bidang Umum PB PASI.

Kemudian, Direktur Bisnis UMKM BNI Muhammad Iqbal yang dipercayakan menjadi Komisi Pemasaran. Keponakan Luhut, Pandu Sjahrir juga diikutsertakan dalam kepengurusan menjadi Bendahara.

Baca berita selengkapnya di sini.

Baca juga: Harga Bitcoin Kembali Cetak Rekor Tertinggi, Kini Tembus Rp 700 Juta

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X