Besok Mulai Ditawarkan, Kupon Sukuk Ritel SR014 Ditetapkan 5,47 Persen

Kompas.com - 25/02/2021, 10:17 WIB
ilustrasi rupiah, ilustrasi anggaran thikstockphotosilustrasi rupiah, ilustrasi anggaran

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah menetapkan besaran imbal hasil atau kupon dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Sukuk Negara Ritel seri SR014 sebesar 5,47 persen.

Kepala Subdirektorat Peraturan dan Analisis Hukum Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Direktorat Pembiayaan Syariah DJPPR Nana Riana dalam keterangan tertulisnya menjelaskan, masa penawaran dari SR014 dibuka pada esok hari, Jumat (26/2/2021) pukul 09.00 WIB. Untuk penutupan masa penawaran akan dilakukan pada 17 Maret 2021 pukul 10.00 WIB.

"Tujuan penerbitan Sukuk Negara Ritel seri SR014 adalah membantu membiayai APBN termasuk membiayai pembangunan proyek infrastruktur di Indonesia dan memperluas basis investor dalam negeri," jelas Nana seperti dikutip dari keterangan resminya, Kamis (25/2/2021).

Baca juga: Turun Rp 4.000, Simak Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Penjualan Sukuk Negara Ritel seri SR014 dilakukan secara online untuk mempermudah akses masyarakat berinvestasi di SBSN ritel dan mendukung terwujudnya keuangan inklusif.

Investor bisa melakukan pemesanan dengan nominal mulai dari Rp 1 juta hingga Rp 3 miliar.

Sebagai seri tanpa warkat dan dapat diperdagangkan di pasar sekunder, SR014 memiliki underlying aset berupa BMN dan proyek/kegiatan kementerian/lembaga pada APBN 2021. Nantinya, pembayaran kupon pertama akan dilakukan pada 10 April 2021.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sedangkan untuk perdagangan surat utang mulai bisa dilakukan terhitung sejak 11 Juni 2021 atau setelah berakhirnya minimum holding period.

Proses pemesanan pembelian Sukuk Negara Ritel seri SR014 secara online dilakukan melalui 4 tahap yaitu registrasi/pendaftaran, pemesanan, pembayaran, dan setelmen.

 

Baca juga: Sistem Kliring Bank Sentral AS Terganggu, Layanan Keuangan Terdampak

Pemesanan pembelian disampaikan melalui sistem elektronik yang disediakan Mitra Distribusi yang memiliki interface dengan

sistem e-SBN. Sebelum melakukan pemesanan pembelian, setiap calon investor kiranya telah memahami Memorandum Informasi Sukuk Negara Ritel seri SR014.

Adapun berikut daftar 30 mitra distribusi yang telah ditetapkan pemerintah:

1. Bank Central Asia

2. Bank CIMB Niaga

3. Bank Commonwealth

4. Bank Danamon Indonesia

5. Bank DBS Indonesia

6. Bank HSBC Indonesia

7. Bank Mandiri

8. Bank Maybank Indonesia

9. Bank Mega

10. Bank Negara Indonesia

11. Bank OCBC NISP

12. Bank Panin

13. Bank Permata

14. Bank Rakyat Indonesia

15. Bank Tabungan Negara

16. Bank UOB Indonesia

17. Citibank

18. Standard Chartered Bank

19. Bank Syariah Indonesia

20. Bank Muamalat

21. Bahana Sekuritas

22. BRI Danareksa Sekuritas

23. Mandiri Sekuritas

24. Trimegah Sekuritas Indonesia

25. Bareksa Portal Investasi

26. Nusantara Sejahtera Investama (Invisee)

27. Star Mercato Capitale (Tanamduit)

28. Investree Radhika Jaya

29. Lunaria Annua Teknologi (Koinworks)

30. Mitrausaha Indonesia Grup (Modalku)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.