Kompas.com - 26/02/2021, 14:25 WIB
Ilustrasi Thinkstockphotos.comIlustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat restrukturisasi kredit perbankan telah mencapai Rp 987,5 triliun per 8 Februari 2021. Nilai tersebut berasal dari 7,94 juta debitur yang tersebar di 101 bank.

"Jumlah debitur yang melakukan restrukturisasi mayoritas adalah debitur UMKM," ujar Deputi Komisioner Pengawas Perbankan II OJK Bambang Widjanarko dalam konferensi pers virtual, Jumat (26/2/2021).

Secara rinci, pada sektor UMKM sebanyak 6,2 juta debitur yang melakukan restrukturisasi dengan nilai sebesar Rp 388,3 triliun. Sementara, untuk non-UMKM sebanyak 1,8 juta debitur dengan nilai mencapai Rp 599,15 triliun.

Baca juga: Hingga Akhir 2020, BNI Restrukturisasi Kredit Rp 102,4 Triliun

Menurut Bambang, saat ini tren restrukturisasi kredit mulai melandai dibandingkan tahun sebelumnya. Ia bilang, restrukturisasi meningkat tajam pada April 2020 seiring dengan adanya kebijakan OJK yang memberikan ruang bagi debitur terdampak pandemi Covid-19 untuk melakukan restrukturisasi.

Kebijakan stimulus itu tertuang dalam POJK Nomor 11/POJK.03/2020 tentang Stimulus Perekonomian Nasional sebagai Kebijakan Countercyclical Dampak Penyebaran Coronavirus Disease 2019, yang diterbitkan Maret 2020 lalu.

"Ketika aturan keluar itu restrukturisasi jadi banyak tapi di bulan Oktober 2020 sudah mulai melandai hingga saat ini," kata Bambang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Bank Mandiri Perkirakan 10-11 Persen Debitur Restrukturisasi Gagal Bayar

Aturan itu pun diperbaharui oleh OJK dengan POJK Nomor 48 /POJK.03/2020 Tentang Perubahan Atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 11/POJK.03/2020. Sehingga stimulus yang semula hanya berlaku hingga 31 Maret 2021 kini menjadi berlaku sampai 31 Maret 2022.

"Jadi restrukturisasi kredit ini masih tetap bisa dilakukan debitur sampai Maret 2022 nanti," pungkas dia.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.