Menteri KP Pastikan Setop Ekspor Benih Lobster

Kompas.com - 28/02/2021, 19:13 WIB
Ilustrasi bibit lobster KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELIIlustrasi bibit lobster

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono memastikan bakal terus menyetop ekspor benih bening lobster (BBL) atau benur. Nantinya, kebijakan itu akan diperkuat dengan ketentuan benur hanya boleh dibudidayakan.

Saat ini ekspor benur memang sudah dihentikan, tapi hanya bersifat sementara. Hal itu menyusul adanya kasus suap ekspor benur yang melibatkan mantan Menteri KKP Edhy Prabowo.

"Benur, sudah pasti saya akan melarang ekspor benih lobster. Karena benur itu adalah kekayaan dari bangsa ini, kekayaan dari alam Indonesia," ujar Trenggono seperti dikutip dalam video yang diposting pada akun instagram resmi KKP @kkpgoid, Minggu (28/2/2021).

Baca juga: Harga Ikan di Bangka Belitung Naik Rp 50.000 Per Kilogram

Ia mengatakan, benur akan dibudidayakan di dalam negeri hingga ukurannya mencapai lobster layak konsumsi, saat itulah ekspor diperbolehkan. Hal ini untuk memastikan ada nilai tambah yang didapatkan Indonesia dari komoditas tersebut.

"Nilai tambahnya itu adalah di ukuran konsumsi," imbuh dia.

Trenggono menjelaskan, eskpor benur hanya akan memperkaya negara lain. Sebab, harga benur jauh lebih murah ketimbang harga lobster yang sudah berukuran konsumsi.

Sehingga ketika negara lain membeli benur dari Indonesia kemudian membudidayakan hingga berukuran layak konsumsi, keuntungan yang didapatkan negara tersebut sangatlah besar.

"Kalau BBL dijual misalnya, yang kaya itu negara yang membeli karena dia tahan satu tahun saja, dia sudah bisa mendapatkan angka (harga) yang berpuluh-puluh atau beratus-ratus persen kenaikannya (dari harga benur)," jelas dia.

Dia menekankan, bakal menghentikan ekspor benur dengan melibatkan pihak Kepolisian RI guna mencegah terjadinya kecurangan atau penyelundupan. Aturan terkait pelarangan eskpor benur ini sedang dalam proses penyelesaian.

Baca juga: Lebih Baik Mana, Utang Pakai KTA atau Kartu Kredit?

Seperti diketahui, kebijakan mengenai ekspor benur memang cukup kontroversial. Pada masa kepemimpinan mantan Menteri KP Susi Pudjiastuti ekspor benur telah dilarang.

Namun, keran ekspor benih lobster itu dibuka oleh Menteri KP selanjutnya, Edhy Prabowo, ditandai dengan terbitnya Peraturan Menteri KP Nomor 12 tahun 2020 tentang Pengelolaan Lobster, Kepiting, dan Rajungan di Wilayah RI.

Kebijakan ekspor benur itu pun menuai kritikan karena dalam realiasinya banyak kejanggalan, yang akhirnya menyeret Edhy sebagai tersangka dalam lingkaran kasus suap ekspor benur. Hingga akhirnya KKP saat ini memutuskan menghentikan sementara ekspor benur.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada Posko THR, Serikat Pekerja: Jangan Sekedar 'Lips Service'

Ada Posko THR, Serikat Pekerja: Jangan Sekedar "Lips Service"

Whats New
Daftar Harga Tiket Kereta Api Jakarta-Semarang 2021

Daftar Harga Tiket Kereta Api Jakarta-Semarang 2021

Whats New
Sri Mulyani Ungkap Segudang Kendala UMKM

Sri Mulyani Ungkap Segudang Kendala UMKM

Whats New
Ekspor Melejit, Sri Mulyani Nilai Daya Saing Produk RI Meningkat

Ekspor Melejit, Sri Mulyani Nilai Daya Saing Produk RI Meningkat

Whats New
Bank Sentral Inggris Buka Kemungkinan Terbitkan Mata Uang Digital

Bank Sentral Inggris Buka Kemungkinan Terbitkan Mata Uang Digital

Whats New
Seminggu Puasa, Bagaimana Harga Telur, Daging Ayam, dan Cabai Secara Nasional?

Seminggu Puasa, Bagaimana Harga Telur, Daging Ayam, dan Cabai Secara Nasional?

Whats New
Turun Rp 6.000, Ini Rincian Harga Emas Antam 0,5 Gram hingga 1 Kg Terbaru

Turun Rp 6.000, Ini Rincian Harga Emas Antam 0,5 Gram hingga 1 Kg Terbaru

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Belajar Kaligrafi Sederhana untuk Anak | Ibu Rumah Tangga Jadi Anak Desain | Seni Mencungkil Kolang-kaling

[KURASI KOMPASIANA] Belajar Kaligrafi Sederhana untuk Anak | Ibu Rumah Tangga Jadi Anak Desain | Seni Mencungkil Kolang-kaling

Rilis
Waswas Hadapi Larangan Mudik, Pengusaha PO: Tahun Lalu Sudah Jual Bus Buat Bertahan

Waswas Hadapi Larangan Mudik, Pengusaha PO: Tahun Lalu Sudah Jual Bus Buat Bertahan

Whats New
Ini Daftar Bank yang Tawarkan Bunga Deposito Tertinggi

Ini Daftar Bank yang Tawarkan Bunga Deposito Tertinggi

Whats New
Menko Airlangga: Kasus Aktif Covid Turun, Pertumbuhan Belanja Nasional Meningkat

Menko Airlangga: Kasus Aktif Covid Turun, Pertumbuhan Belanja Nasional Meningkat

Whats New
Jelang Penetapan Suku Bunga BI, IHSG Parkir di Zona Merah, Rupiah Menguat

Jelang Penetapan Suku Bunga BI, IHSG Parkir di Zona Merah, Rupiah Menguat

Whats New
THR PNS Dibayar Full H-10 Idul Fitri, Swasta Paling Lambat H-7

THR PNS Dibayar Full H-10 Idul Fitri, Swasta Paling Lambat H-7

Whats New
Dukung RDMP Kilang Jangkah Menengah, PGN Bangun 2 Proyek Ini

Dukung RDMP Kilang Jangkah Menengah, PGN Bangun 2 Proyek Ini

Whats New
Kelola 97 Persen Infrastruktur Gas Bumi, PGN Siapkan Infrastruktur Terintegrasi

Kelola 97 Persen Infrastruktur Gas Bumi, PGN Siapkan Infrastruktur Terintegrasi

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X